Pages

Asimetri Otak Navigasi Sosial

Jurnal.KeSimpulan.com - Lebah madu khusus menggunakan antena untuk membedakan teman atau musuh. Asimetri dalam indra penciuman mengubah perilaku.

Untuk menghindari perkelahian, lebah madu patuh melakukan yang terbaik untuk tetap di sebelah kiri orang asing dengan menggunakan antena secara istimewa untuk membedakan antara compadror dan penyusup.


Antena kiri dan kanan mengambil isyarat sensorik berbeda. Asimetri memungkinkan otak memiliki lebih banyak area untuk memproses informasi kompleks. Laporan baru menjelaskan asimetrisitas meluas hingga dalam menavigasi situasi sosial.

"Pertanyaan besar dan menarik: Mengapa otak kita asimetris," kata Julie Mustardm, fisiolog Arizona State University di Tempe.

Dibandingkan kiri, antena kanan berisi lebih sensilla yang didedikasikan untuk penciuman dan memainkan peran penting dalam komunikasi. Lesley Rogers, neurosaintis University of New England di Australia, dan rekan memotong antena lebah kemudian tes perilaku di cawan petri.

Ketika kedua anggota pasangan berasal dari satu sarang. Lebah dengan antena utuh tepat merespon dengan ciuman ala Perancis menggunakan lidah untuk sampel cairan masing-masing. Tapi lebah dengan antena terpotong tidak ramah, rahang membuka marah atau siap dengan sengatan.

Otak manusia dibagi menjadi dua bagian. Otak sisi kanan dan kiri melakukan fungsi yang berbeda dalam mengontrol tubuh. Rogers memberikan pertanyaan terbuka apakah resep genetik secara umum mengarah kepada otak asimetri di seluruh spesies.
A right antenna for social behaviour in honeybees

Lesley J. Rogers1
  1. Centre for Neuroscience and Animal Behaviour, University of New England, Armidale, NSW 2450, Australia
Scientific Reports, 27 June 2013

Akses : DOI:10.1038/srep02045

Gambar: Lesley J. Rogers et.al., Scientific Reports, DOI:10.1038/srep02045

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment