Pages

Tepuk Tangan Tekanan Sosial

Jurnal.KeSimpulan.com - Lain kali jangan percaya tepuk tangan lalu sombong. Respon penonton lebih berkaitan dengan sesama orang-orang di kursi penonton daripada aksi Anda di atas panggung.

Tepuk tangan seperti pandemi. Dimulai dengan beberapa individu dan kemudian tangkapan semakin banyak hingga semua orang terinfeksi. Ketika tepuk berhenti maka pandemi menghilang dan menyisakan Anda sendiri di atas panggung badut sunyi.


Namun bagaimana dinamika tepuk tangan para penonton masih belum sepenuhnya dipahami. Richard Mann, matematikawan Uppsala University di Swedia, dan rekan merekam video sejumlah presentasi oleh mahasiswa sarjana dan pascasarjana kemudian dibawa ke laboratorium.

Tepuk tangan adalah tekanan sosial. Jika 50% penonton bertepuk tangan maka dipastikan individu lain 10 kali lebih mungkin bertepuk tangan juga daripada hanya 5% yang bertepuk tangan. Dan orang-orang berhenti bertepuk tangan untuk alasan yang sama.

Mann menemukan hal menarik lainnya. Orang-orang memulai atau berhenti bertepuk tangan tidak didasarkan pada apa yang mereka lihat, tetapi apa yang didengar. Orang tidak harus menyaksikan orang lain bertepuk tangan untuk terinfeksi. Mereka hanya perlu mendengar yang lain.

"Anda harus berhati-hati menafsirkan pembicaraan tergantung pada berapa lama tepuk tangan itu," kata Mann.

Bahkan lebih mengejutkan lagi, panjang pendeknya tepuk tangan untuk presentasi buruk sama dengan presentasi yang baik. Interaksi acak di antara penonton dapat menghasilkan panjang pendeknya tepuk tangan secara berbeda terlepas dari kualitas pembicaraan.

"Ini cara menarik untuk mengukur proses dinamis manusia yang berlangsung selama jendela waktu singkat," kata Jon Kleinberg, ilmuwan komputer Cornell University.
The dynamics of audience applause

Richard P. Mann1,2, Jolyon Faria3, David J. T. Sumpter1,2 and Jens Krause4
  1. Department of Mathematics, Uppsala University, Uppsala 75106, Sweden
  2. Institute for Futures Studies, Stockholm 11136, Sweden
  3. Institute of Integrative and Comparative Biology, University of Leeds, Leeds LS2 9JT, UK
  4. Department of the Biology and Ecology of Fishes, Leibniz Institute of Freshwater Ecology and Inland Fisheries, 12587 Berlin, Germany
Journal of Royal Society Interface, 19 June 2013

Akses : DOI:10.1098/rsif.2013.0466

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment