Pages

Preferensi Pria Evolusi Menopause

Jurnal.KeSimpulan.com - Keinginan Pria kepada wanita muda mendorong asal-usul menopause. Umur panjang adalah anugerah, tetapi hasrat seksual laki-laki kutukan menopause perempuan tua.

Preferensi laki-laki kepada perempuan yang lebih muda telah dipaku Darwin tentang kelanjutan kesuburan pada wanita tua. Simulasi komputer memodel matematis bagaimana gen berubah seiring waktu di antara pasangan kawin dan lain-lainnya.


"Seleksi seksual dan hasrat pria jadi faktor utama pendorong seleksi seksual," kata Rama Singh, genetikawan McMaster University di Ontario, Kanada.

"Jika tidak ada preferensi terhadap perempuan yang lebih tua, wanita akan mereproduksi seumur hidup seperti yang dilakukan pria," kata Singh.

Gadis-gadis yang lebih tua diabaikan. Secara teoritis gen wanita muda menjaga garis keturunan laki-laki terus berlangsung. Perempuan tentu saja tidak hanya mati setelah menopause, kekuatan seleksi alam mencari kelangsungan hidup melalui vitalitas individu.

Setelah periode reproduksi, mereka berhenti memutasi genetik yang pada akhirnya membawa kutukan menopause dan sejumlah kemungkinan masalah kesehatan lainnya seperti peningkatan risiko serangan jantung, stroke dan sebagainya.

"Masa hidup panjang mungkin merupakan faktor utama," kata Jonathan Stone, evolusionis McMaster University di Ontario, Kanada.

Menopause, bagaimanapun, sangat langka dalam kerajaan hewan dengan hanya segelintir perempuan non-manusia melewati 'perubahan hidup' ini. Paus Pembunuh perempuan juga mengalami menopause karena memiliki masa hidup panjang.

Kabar baik bagi perempuan di masa depan ketika dokter membalikkan situasi. Teori baru membuka kemungkinan menopause bisa ditunda dengan terapi hormon. Pria muda berpasangan dengan wanita yang lebih tua juga bisa jadi keajaiban juga.

"Ini menjadi hal yang baik bagi wanita karir ketika memulai sebuah keluarga di akhir hidupnya," kata Singh.
Mate Choice and the Origin of Menopause

Richard A. Morton1, Jonathan R. Stone1,2, Rama S. Singh1
  1. Department of Biology, McMaster University, Hamilton, Ontario, Canada
  2. Origins Institute, McMaster University, Hamilton, Ontario, Canada
PLoS Computational Biology, June 13, 2013

Akses : DOI:10.1371/journal.pcbi.1003092

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment