Pages

Perubahan Diet Evolusi Hominid

Jurnal.KeSimpulan.com - Perubahan pola makan menyertai evolusi manusia. Kimia gigi menegaskan hominid bergerak menjauhi pohon dengan makan rumput dan daun.

Analisis lebih dari 100 gigi dari 8 spesies hominid kuno menunjukkan pergeseran evolusi santap salad ke arah makanan rumput. Sebuah perubahan yang mengejutkan dalam pola diet nenek moyang manusia awal sejak 3,5 juta tahun lalu.


Empat laporan isotop karbon enamel gigi termasuk Australopithecus afarensis, Paranthropus boisei dan Kenyanthropus platyops, juga Homo sapiens dan baboon punah menunjukkan leluhur manusia memperluas menu dengan rumput dan alang-alang mirip kera modern.

"Tes teknologi tinggi enamel gigi menunjukkan sebelum 4 juta tahun lalu hominid Afrika sedang makan bergaya simpanse," kata Matt Sponheimer, antropolog University of Colorado Boulder.

"Kemungkinan makan buah-buahan dan beberapa daun, terlepas dari kenyataan rumput dan alang-alang yang tersedia saat itu, hominid tampaknya mengabaikannya untuk periode panjang," kata Sponheimer.

"Kami tidak tahu persis apa yang terjadi. Tapi pasca 3,5 juta tahun lalu, beberapa hominid mulai makan hal-hal yang tidak mereka makan sebelumnya dan sangat mungkin perubahan diet merupakan langkah penting menjadi manusia," kata Sponheimer.

"Isotop karbon stabil gigi hominid berasal dari 2 jalur tanaman fotosintesis yang berbeda. Sinyal C3 berasal dari pohon dan semak-semak, sedangkan sinyal C4 dari rumput dan daun," kata Prof Sponheimer.

Sementara hominid genus Homo berevolusi dari Australopithecus seperti fosil Lucy berdating 3 juta tahun dianggap ibu manusia modern, hominid Paranthropus boisei hidup berdampingan di Afrika timur secara divergen diet C4 lebih spesifik.

"Primata tropis pemakan rumput, babon Theropithecus dan kerabat dekat manusia Paranthropus punah, sementara leluhur manusia tidak. Mengapa begitu? Ini pertanyaan terbuka," kata Thure Cerling, geolog University of Utah.

Perubahan ukuran dan bentuk rahang dan gigi hominid kuno dan kera kerabat mereka menunjukkan perubahan dalam diet. Mungkin karena persaingan babon modern tinggal di dataran tinggi Ethiopia di mana mereka hanya makan rumput C3 musiman.

"Perubahan-perubahan diet telah diprediksi. Tapi sangat bagus untuk memiliki beberapa data dan data ini sangat kuat mendukung," kata Richard Klein dari Stanford University.
Diet of Australopithecus afarensis from the Pliocene Hadar Formation, Ethiopia

Jonathan G. Wynn1 et.al.
  1. Department of Geology, University of South Florida, Tampa, FL 33620
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), June 3, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1222559110

Stable isotope-based diet reconstructions of Turkana Basin hominins

Thure E. Cerling1 et.al.
  1. Department of Biology and
  2. Department of Geology and Geophysics, University of Utah, Salt Lake City, UT 84112
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), June 3, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1222568110

Diet of Theropithecus from 4 to 1 Ma in Kenya

Thure E. Cerling1 et.al.
  1. Department of Biology and
  2. Department of Geology and Geophysics, University of Utah, Salt Lake City, UT 84112
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), June 3, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1222571110

Isotopic evidence of early hominin diets

Matt Sponheimer1 et.al.
  1. Department of Anthropology, University of Colorado, Boulder, CO 80309
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), June 3, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1222579110

Gambar: Nachosan/En Wikipedia

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment