Pages

Jodoh Online Menumbuhkan Cinta

Jurnal.KeSimpulan.com - Dater online lebih baik dalam taruhan pernikahan. Survei besar pertandingan romantis yang pertama kali menemukan satu sama lain di Internet lebih mungkin tetap berpasangan.

Pasangan di Amerika Serikat yang bertemu secara online tampaknya menikmati kebahagiaan perkawinan setara dengan mereka yang bertemu secara tradisional. Survei online lebih dari 19.000 orang pengguna layanan kencan online eHarmony.


"Anehnya, kami menemukan pernikahan yang diawali dari online menunjukkan hasil lebih baik," kata John Cacioppo, psikolog University of Chicago, Illinois, yang juga penasihat ilmiah eHarmony.

Berjodoh secara online sedikit lebih tua, kaya, berpendidikan dan menjalani hidup lebih baik dibanding orang yang berjodoh secara tradisional. Sekitar 35% yang berjodoh online melaporkan lebih berkesan daripada melalui perkenalan offline teman ke teman, pekerjaan dan sekolah.

Namun hanya sekitar 45% dari pertemuan online berlangsung di situs kencan, sisanya terjadi melalui jaringan sosial seperti Facebook dan MySpace, Yahoo Personal serta chat room, komunitas online, game multi-player, blog dan forum diskusi lainnya.

Sekitar 94% pernikahan yang dimulai secara online dibandingkan dengan sekitar 92% dari pernikahan yang dimulai secara offline, perbedaan masih signifikan secara statistik setelah mengendalikan demografi lain seperti usia, ras, agama dan pendapatan.

"Melakukan kontrol faktor demografi, dan itu baik. Tapi mereka tidak mengontrol kepribadian, status kesehatan, penggunaan narkoba dan alkohol, riwayat kekerasan dalam rumah tangga dan motivasi hubungan," kata Harry Reis, psikolog University of Rochester di New York.

Semua mempengaruhi hasil perkawinan dan setiap orang mungkin berbeda satu atau lebih dari faktor-faktor tersebut. Satu-satunya cara membuktikan bahwa kencan online memiliki efek positif atau negatif pada perkawinan adalah eksperimen terkontrol.

"Ini relatif mudah dilakukan, tapi tidak ada perusahaan kencan online yang bakal tertarik," kata Reis.
Marital satisfaction and break-ups differ across on-line and off-line meeting venues

John T. Cacioppo1, Stephanie Cacioppo2, Gian C. Gonzaga2, Elizabeth L. Ogburn3, and Tyler J. VanderWeele3
  1. Department of Psychology, Center for Cognitive and Social Neuroscience, University of Chicago, Chicago, IL 60637
  2. Gestalt Research, Santa Monica, CA 90403
  3. Department of Epidemiology, Harvard University, Boston, MA 02115
Proceedings of the National Academies of Science (PNAS)

Akses : DOI:10.1073/pnas.1222447110

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment