Pages

Sayap Superhidrofobik Garengpung

Jurnal KeSimpulan.com - Lompatan tetes embun menjaga sayap Tonggeret Psaltoda claripennis tetap bersih. Embun turun dan melompat dari permukaan ketika terpukul membawa serta kotoran yang menempel.

Garengpung dan Kinjeng Tangis memiliki satu paket properti untuk menjaga sayap tetap bersih seperti seranga bersayap lainnya.

Katrina Wisdom, mekanikawan Duke University di Durham, dan rekan mengamati kebijaksaan yang melatabelakangi.

Seperti daun teratai, permukaan penolak air sebagai permukaan superhydrophobic dengan kemampuan luar biasa menghilangkan partikel kontaminaan.

Efek lotus dengan reaksi tetesan air bergulir di seluruh permukaan di bawah pengaruh gravitasi. Uap air mengembun ke permukaan superhydrophobic dan menghasilkan self-cleaning dengan membungkus partikel dan menghapusnya melalui gerakan melompat.


"Kebanyakan jangkrik tidak dapat membersihkan sayap mereka sendiri. Selain itu, serangga ini umumnya tinggal di daerah sedikit hujan," kata Gregory Watson, biolog James Cook University di Australia.

"Namun kelembaban menyediakan embun kecil yang diperlukan untuk menghapus kotoran. Kapiler membuat tetesan spontan bergabung. Kekuatan tabrakan menyebabkan lompatan dari permukaan sayap licin, mengambil detritus bersama-sama," kata Watson.






Self-cleaning of superhydrophobic surfaces by self-propelled jumping condensate

Katrina M. Wisdom1, Jolanta A. Watson2, Xiaopeng Qu1, Fangjie Liu1, Gregory S. Watson2, and Chuan-Hua Chen1
  1. Department of Mechanical Engineering and Materials Science, Duke University, Durham, NC 27708
  2. School of Marine and Tropical Biology, James Cook University, Townsville, QLD 4811, Australia
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), April 29, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1210770110

Video: Katrina Wisdom et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1210770110
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment