Pages

Otak Besar Leptonychotes weddellii

Jurnal KeSimpulan.com - Bayi Weddell Seal (Leptonychotes weddellii) memiliki otak paling berkembang dari setiap mamalia. Anjing Weddell segel dengan proporsi otak terbesar.


Di kutub yang membeku, Anjing Weddell Seal (Leptonychotes weddellii) satu-satunya mamalia yang berani berenang jarak jauh di bawah es. Perkembangan otak besar membantu beradaptasi mengatasi lingkungan ekstrim.

Ibu Weddell Seal berenang sendirian menghindari Anjing Laut dan Paus Pembunuh hingga 20 kilometer untuk memindai lubang udara dan akhirnya nonggol di suatu tempat di tengah-tengah lembaran es Antartika untuk memberi makan anak-anak berumur 6 bulan.

Para ilmuwan bertanya-tanya, mungkin mereka dilahirkan dengan otak yang canggih. Regina Eisert, enviromentalis Smithsonian Environmental Research Center di Maryland, dan rekan melakukan perjalanan ke Antartika dan mengumpulkan beberapa.

Weddell Seal lahir dengan otak besar. Bayi yang baru lahir memiliki presentase 70% ukuran otak dewasa, terbesar dari setiap mamalia. Sebagai perbandingan, otak bayi manusia hanya 25% dari ukuran dewasa.

Lahir dalam lingkungan yang bermusuhan cenderung memiliki otak besar saat lahir untuk membantu bertahan hidup. Zebra dan Rusa Kutub mampu berlari dalam kawanan hanya beberapa jam setelah dilahirkan. Otak sepenuhnya matang ketika lahir untuk merespon predator.

Tapi otak besar datang dengan biaya. Ibu yang menyusui sangat cepat kehilangan massa tubuh. Bayi Weddell Seal menghabiskan 30 sampai 50 gram glukosa per hari untuk bertahan hidup dan 28 gram khusus untuk otak, semua itu berasal dari susu ibu.
Brain size in neonatal and adult Weddell seals: Costs and consequences of having a large brain

Regina Eisert1,2, Charles W. Potter3, Olav T. Oftedal4
  1. Smithsonian Environmental Research Center, Edgewater, Maryland, U.S.A
  2. Gateway Antarctica, University of Canterbury, Christchurch, New Zealand
  3. National Museum of Natural History, Smithsonian Institution, Washington, DC, U.S.A
  4. Smithsonian Environmental Research Center, Edgewater, Maryland, U.S.A
Marine Mammal Science, 25 APR 2013

Akses : DOI:10.1111/mms.12033

Gambar: Ewan Curtis/antarctica.gov.au

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment