Pages

Lidah Kelelawar Glossophaga soricina

Jurnal KeSimpulan.com - Lidah berbulu membantu kelelawar Glossophaga soricina meneguk nektar. Lidah meregang 1½ kali mamalia bertaring ketika minum. Aliran darah ke lidah membantu menyeruput makanan.

Bulu tegak yang muncul dari ujung lidah kelelawar pemakan nektar, Glossophaga soricina, membantu mengatasi kendala manisnya bunga.

Lidah menjulur jauh ke dalam bunga dan memaksa darah dari tengah lidah ke dalam nubs mirip rambut yang tumbuh di ujung.

Tonjolan seperti balon terisi air ketika kelelawar feed. Darah meningkat di bulu untuk mengambil banyak nektar sehingga lebih mudah merebut cairan dengan cepat. Meskipun floppy kain pel menyerap cairan, tapi bulu sebenarnya jauh lebih aktif.

"Ini seperti Anda ke dapur mengambil pel dari sudut dan pel mencapai ke lantai dan menyebar semua sulurnya," kata Margaret Rubega, biolog University of Connecticut di Storrs.


Berbeda dengan lidah mamalia lain, Glossophaga soricina telah beradaptasi dengan bunga. Hewan pemakan nektar lain seperti lebah, kupu-kupu dan Kolibri menggunakan strategi berbeda, tapi semua telah berevolusi dengan lidah panjang, tabung khusus, pinset atau bulu untuk minum.

Cally Harper, ekolog Brown University di Providence, dan rekan menjebak dengan kamera video berkecepatan tinggi dan serat optik bersinar lampu terang ke lidah kelelawar. Kemudian tim mengisi pengumpan dengan air gula dan menyaksikan kelelawar menukik.

Ketika hewan menjilati air manis, sisi lidah merah muda berkilau berubah merah terang dan darah membesarkan bulu membengkak menjadi duri. Seperti sendok sup multiprong, masing-masing duri menarik nektar.








Specialized bat tongue is a hemodynamic nectar mop

Cally J. Harper1, Sharon M. Swartz2, and Elizabeth L. Brainerd1
  1. Department of Ecology and Evolutionary Biology, Brown University, Providence, RI 02912
  2. School of Engineering, Brown University, Providence, RI 02912
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), May 6, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1222726110

Gambar: Cally J. Harper
Video: Cally J. Harper et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1222726110
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment