Pages

Genom Lotus Nelumbo nucifera

Jurnal KeSimpulan.com - Sekuen genom Bunga Lotus (Nelumbo nucifera) terbit. Tim besar telah selesai sequencing urutan genetik teratai suci yang diyakini memiliki sistem perbaikan cacat genetik dan rahasia penuaan.


Teratai suci dewi kemurnian spiritual dan umur panjang. Biji dapat bertahan hingga 1.300 tahun, kelopak dan daun mengusir kotoran dan air, bunga yang mekar menghasilkan panas untuk memikat kaum penyerbuk.

"Genom Lotus adalah salah satu yang kuno dan sekarang kita tahu ABC," kata Jane Shen-Miller, evolusionis University of California, Los Angeles.

Bunga Lotus memiliki tingkat mutasi lambat, tanaman referensi yang ideal untuk studi eudicots lain. Gen duplikasi inovasi lama terkait pembentukan lilin dan kelangsungan hidup di habitat berair yang miskin mineral.

"Biolog molekuler sekarang lebih mudah mempelajari bagaimana gen diaktifkan dan dinonaktifkan selama masa stres dan mengapa biji dapat hidup selama 1.300 tahun. Langkah menuju rahasia anti-penuaan," kata Shen-Miller.

Sekuen Lotus (Nelumbo nucifera) mirip leluhur semua eudicots meliputi apel, kubis, kaktus, kopi, kapas, anggur, melon, kacang, poplar, kedelai, Bunga Matahari, tembakau dan tomat. Tapi Lotus tidak melipattigakan tanda tangan genom.

"Duplikasi whole-genome 2-3 kali lipat dari genetik abadi peristiwa penting evolusi tanaman. Gen terduplikasi dengan mempertahankan struktur dan fungsi asli menghasilkan lebih dari produk gen tertentu," kata Ray Ming, botanis University of Illinois di Urbana-Champaign.

"Protein beradaptasi bentuk-bentuk baru untuk mengambil fungsi-fungsi baru. Jika perubahan-perubahan yang bermanfaat, gen bertahan, jika berbahaya, mereka menghilang dari genom," kata Ming.

Pisang, pepaya, tebu, stroberi, semangka dan gandum bermanfaat dari duplikasi genom. Meskipun tidak melipattigakan selama 100 juta tahun, teratai suci memisahkan diri, seluruh duplikasi terjadi sekitar 65 juta tahun lalu dengan 40 persen gen dipertahankan.

"Hal yang rapi tentang duplikasi bahwa kita melihat gen yang dipertahankan dan melihat apakah mereka berada di jalur khusus," kata Robert VanBuren, botanis University of Illinois di Urbana-Champaign.

Genome of the long-living sacred lotus (Nelumbo nucifera Gaertn.)

Ray Ming1 et.al.
  1. Key Laboratory of Plant Germplasm Enhancement and Specialty Agriculture, Wuhan Botanical Garden, The Chinese Academy of Sciences, Lumo Road, Wuhan 430074, China
  2. Department of Plant Biology, University of Illinois at Urbana-Champaign, 1201 W. Gregory Dr, Urbana, IL 61801, USA
Genome Biology, 10 May 2013

Akses : DOI:10.1186/gb-2013-14-5-r41

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment