Pages

Trik Embrio Hiu Bambu Chiloscyllium punctatum

Jurnal KeSimpulan.com - Orok hiu diam untuk menghindari deteksi predator. Janin Hiu Bambu (Chiloscyllium punctatum) dalam telur merasakan predator mendekat dan tetap diam untuk menghindari deteksi.

Hiu salah satu dari banyak hewan laut menggunakan indera keenam dengan merasakan medan listrik yang berasal dari hewan lain. Dunia laut menggunakan reseptor yang sangat sensitif untuk mendeteksi listrik yang dipancarkan oleh mangsa.

Embrio Hiu Bambu (Chiloscyllium punctatum) menggunakan cara serupa untuk mendeteksi predator potensial dan menghindari diri dimakan.

Ketika embrio merasakan medan listrik yang meniru predator, mereka merespon dengan mengurangi gerakan insang agar tidak terdeteksi.

Bahkan di tahap awal kehidupan, embrio hiu dapat mengenali bahaya dan secara naluriah mencoba untuk menghindarinya. Diam adalah survival.

Embrio dikemas dalam telur beku untuk minimalisasi pancaran listrik sebagai senjata kontra evolusioner. Ryan Kempster, biolog University of Western Australia, dan rekan merangsang embrio hiu dalam tangki dengan elektroda untuk menyelidiki respon.
Survival of the Stillest: Predator Avoidance in Shark Embryos

Ryan M. Kempster1, Nathan S. Hart1, Shaun P. Collin1
  1. The Oceans Institute and the School of Animal Biology, The University of Western Australia, Crawley, Western Australia, Australia
PLoS ONE, 8(1): e52551, January 9, 2013

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0052551

Gambar: Ryan M. Kempster et.al., PLoS ONE, DOI:10.1371/journal.pone.0052551.g001
Video: Ryan M. Kempster et.al., PLoS ONE, DOI:10.1371/journal.pone.0052551
YouTube: KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment