Pages

Genom Ubi Jalar Hipotesis Eksplorasi Tripartit

Jurnal KeSimpulan.com - Sejarah eksplorasi manusia pra-sejarah ditemukan dalam genom ubi jalar ketika Orang Eropa melintasi lautan dan benua mencari wilayah baru.

Tapi ketika tiba di Pasifik Selatan, mereka menemukan pelancong lebih tua dan rendah hati yaitu ubi jalar. Genetika tanaman jadi kunci lain untuk mengungkap dating eksplorasi sebelum ekspansi Eropa beberapa ratus tahun dan tetap menjadi teka-teki antropolog.

Domestifikasi ubi jalar di dataran tinggi Peru berdating 8000 tahun dan generasi sebelumnya.

Ulama Spanyol dan Portugis memperkenalkan tanaman ke Asia Tenggara dan Pasifik di awal abad ke-16.

Tapi dalam beberapa tahun terakhir, arkeolog dan linguisian mengumpulkan bukti yang mendukung hipotesis lain.

Pelaut Polinesia pra-modern menavigasi kapal ke seluruh pantai barat Amerika Selatan dan membawa pulang ubi jalar. Sampel karbonisasi tertua yang ditemukan arkeolog di Pasifik berdating 1000 tahun lalu atau hampir 500 tahun sebelum pelayaran pertama Columbus.

Pedagang Eropa mengimpor varietas ubi jalar dari Meksiko, Karibia dan Pasifik. Keturunan bercampur dengan varietas tua Polinesia hingga menutup sejarah genetik. Para ilmuwan sulit menerapkan informasi dari sampel modern untuk varietas yang lebih tua tanpa kontrol pra-sejarah.

Sekarang tim Centre of Evolutionary and Functional Ecology and CIRAD di Departemen Pertanian Perancis mengidentifikasi satu kontrol sampel ubi jalar dalam herbariums oleh penjelajah Eropa pertama yang mengunjungi pulau-pulau Polinesia.

Hipotesis tripartit menyatakan ubi jalar menyebar dalam 3 etape. Pertama melalui kontak pra-modern antara Polinesia dan Amerika Selatan, kedua pedagang Spanyol berlayar ke barat dari Meksiko dan ketiga pedagang Portugis datang dari timur Karibia.
Historical collections reveal patterns of diffusion of sweet potato in Oceania obscured by modern plant movements and recombination

Caroline Roullier1,2, Laure Benoit2, Doyle B. McKey2,3, and Vincent Lebot1
  1. Centre de Coopération Internationale en Recherche Agronomique pour le Développement-Systèmes Biologiques-, Unité Mixte de Recherche Amélioration Génétique et Adaptation des Plantes, 34398 Montpellier Cedex 5, France
  2. Centre National de la Recherche Scientifique, Centre d’Ecologie Fonctionnelle et Evolutive, 34293 Montpellier Cedex 5, France; and
  3. Institut Universitaire de France and Université Montpellier II, 34095 Montpellier cedex 5, France
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) January 22, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1211049110

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment