Pages

Theory of Everything dalam Constructor Theory

Jurnal KeSimpulan.com - Theory of everything mengatakan alam semesta adalah sebuah transformator. Memecahkan misteri alam semesta untuk menemukan jawaban terbaik atas pertanyaan.

Tapi bagaimana menemukan jawaban sedangkan kita bahkan tidak mampu mengajukan pertanyaan yang tepat? Pionir komputasi kuantum, fisikawan University of Oxford dan penulis best-seller David Deutsch menghabiskan waktu karir menuju cara baru pertanyaan alam semesta.

Visi Deutsch adalah "teori segala hal" yang menyatukan kosmologi, komputasi, evolusi dan filsafat untuk mendeskripsi realitas.

Teori dapat menjelaskan beberapa misteri mendasar misalnya mengapa waktu mengalir hanya dalam satu arah.

Deutsch mengusulkan kerangka kerja yang dibangun pada transformasi itu sendiri, bukan komponen.

“Constructor Theory” adalah sebuah model yang mendefinisikan konstruktor sebagai sesuatu yang menyebabkan transformasi dalam sistem fisik. Ini mirip katalis kimia. Lalu transformasi harus dikesampingkan untuk mencapai hasil tertentu, terlepas dari konstruktor yang menyebabkannya.

Visi Deutsch dapat dilihat sebagai generalisasi kedua hukum termodinamika. Dalil ini milik entropi yang mengarah kepada gangguan dalam sistem tertutup. Entropi pada gilirannya, kita tidak bisa mundur dari waktu sehingga materi secara teratur bergerak menuju ketertiban.

Dalam Teori Konstruktor, kunci mencari tahu mengapa transformasi tidak diizinkan. Deutsch ingin menerapkan gagasan beberapa kondisi hanya dapat diakses pada semua hukum fisika, misalnya, mengapa mekanika kuantum begitu ketat. Variasi kecil dapat menyebabkan kontradiksi seperti pelanggaran kecepatan cahaya.

"Segera setelah Anda mengubah mekanika kuantum, sesuatu tidak beres. Mengapa? Teka-teki. Sulit untuk melihat apa yang akan terlihat. Ini belum pada tingkat di mana Anda recover fisika yang ada," kata Vlatko Vedral, fisikawan University of Oxford.

Deutsch merengkuh teori melampaui komputasi ruang. Teori semacam ini mungkin tidak hanya membantu menyatukan relativitas dan mekanika kuantum bahwa keduannya adalah bagian penting di alam semesta untuk menjawab pertanyaan filosofis yang selama ini cukup mengganggu.

"Jika Deutsch bisa melakukannya, ini luar biasa," kata Seth Lloyd, fisikawan Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge.
Constructor Theory

David Deutsch

arXiv (Submitted on 28 Oct 2012)

Akses : arXiv:1210.7439

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment