Pages

Seniman Lukis Gua Paleolitik Lebih Akurat

Jurnal KeSimpulan.com - Manusia gua lebih baik mengilustrasikan hewan dibanding seniman hari ini. Interior gua ikonik Fred Flintstone yang difitnah lamban dan tidak terampil.

Secara umum, kita berpikir seni gua karya orang-orang prasejarah kasar, tidak tepat, penguasaan seni ala kadarnya dan ketrampilan baru tumbuh ribuan tahun kemudian selama Renaissance. Jika ini kesan Anda tentang manusia prasejarah, laporan baru mungkin mengejutkan Anda.

Orang Paleolitik yang hidup lebih dari 10.000 hingga 50.000 tahun lalu memiliki ketajaman artistik lebih baik daripada pelukis modern abad 19 dan 20.

Setidaknya ketika datang untuk menonton bagaimana kuda dan hewan berkaki empat lainnya melangkah.

Seniman modern menggambarkan hewan berjalan dengan tingkat kesalahan 57,9 persen, sedangkan pelukis gua prasejarah hanya membuat kesalahan 46,2 persen.

Gabor Horvath, biofisikawan Eotvos University di Budapest menetapkan tahapan standar untuk menganalisis puluhan sampel seni seperti dari situs gua Lascaux. Analisis 1.000 buah karya seni prasejarah dan modern menunjukkan manusia gua lebih tajam melihat gerak kaki hewan.
Cavemen Were Better at Depicting Quadruped Walking than Modern Artists: Erroneous Walking Illustrations in the Fine Arts from Prehistory to Today

Gabor Horvath1, Etelka Farkas1, Ildiko Boncz1,2, Miklos Blaho1, Gyorgy Kriska3
  1. Department of Biological Physics, Physical Institute, Eotvos University, Budapest, Hungary
  2. Department of Physics, Institute of Mathematics and Physics, Savaria Campus University of West Hungary, Szombathely, Hungary
  3. Group for Methodology in Biology Teaching, Biological Institute, Eotvos University Budapest, Hungary
PLoS ONE, 7(12): e49786, December 5, 2012

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0049786
Gambar : Gabor Horvath et.al., PLoS ONE, DOI:10.1371/journal.pone.0049786

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment