Pages

Waktu Kematian Ditulis di Panjang Telomere

Jurnal KeSimpulan.com - Ujung kromosom tertulis umur burung. Telomere pendek terkait dengan kematian yang lebih tinggi burung Acrocephalus sechellensis Samudera Hindia.

Panjang dan pendeknya kehidupan burung ditulis di ujung kromosom. Burung Emprit Seychelles (Acrocephalus sechellensis) hidup di sebuah pulau kecil di Samudera Hindia menunjukkan bahwa bit DNA berisi topi terakhir kromosom memprediksi kemungkinan mati daripada usia kronologis.

Emprit dengan telomere lebih pendek kurang mungkin bertahan hidup satu tahun lagi, terutama jika pemendekan terjadi dengan cepat.

Telomeres mungkin bertindak sebagai indikator tipologi tekanan kehidupan keras yang Anda lalui.

Bukti penting atas apa yang telah ditemukan di laboratorium ketika perubahan panjang telomer menemui banyak masalah.

Laporan baru berlawanan dengan laporan sebelumnya pada manusia di California utara yang menemukan telomere lebih pendek memendekkan usia tapi massa tubuh yang lebih tinggi terkait dengan telomeres lebih panjang.

Telomeres penutup ujung kromosom. Sel dengan telomere pendek jadi jompo atau mati tetapi tidak jelas apakah memiliki efek pada seluruh tubuh. Sebagian besar penelitian mengambil snapshot pada satu titik waktu atau telomere individu selama periode singkat.

David Richardson, ekolog University of East Anglia di Norwich, Inggris, dan rekan mengikuti Emprit Seychelles (Acrocephalus sechellensis) selama kehidupan alami. Burung muda mulai dengan panjang telomeres sama. Tapi beberapa mengalami pemendekan lebih cepat sejalan umur.

Meskipun tidak ada predator di kawasan terlindung Cousin Island, populasi memiliki strain dan menghadapi tekanan hidup. Beberapa bagian pulau lebih sedikit makanan. Burung mungkin juga terinfeksi parasit malaria dan reproduksi mengorbankan gender perempuan.

Tidak jelas apakah telomere pendek dibawa dari faktor keturunan, kesehatan yang buruk ataukah efek samping stres dan penyakit itu sendiri. Bahkan jika kehilangan sedikit dari ujung kromosom tidak cukup untuk membunuh langsung.

"Telomeres mungkin bertindak sebagai indikator tipologi kehidupan keras yang Anda lalui," kata Richardson.
Telomere length and dynamics predict mortality in a wild longitudinal study

Emma L. B. Barrett1, Terry A. Burke2, Martijn Hammers3, Jan Komdeur3, David S. Richardson1,4

  1. School of Biological Sciences, University of East Anglia, Norwich, Norfolk NR4 7TJ, UK
  2. Department of Animal and Plant Sciences, University of Sheffield, Sheffield, S10 2TN, UK
  3. Behavioural Ecology and Self-organisation, Centre for Ecological and Evolutionary Studies, University of Groningen, Groningen, The Netherlands
  4. Nature Seychelles, Mahe, Republic of Seychelles
Molecular Ecology 21 Nov 2012

Akses : DOI:10.1111/mec.12110
Gambar : University of East Anglia

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment