Pages

Energi Gelap Bersembunyi di Rongga Kosmik

Jurnal KeSimpulan.com - Rongga kosmik petunjuk energi gelap bersembunyi. Ketika menatap cukup lama ke dalam kehampaan, kekosongan mungkin mulai muncul.

Wilayah raksasa ruang kosong dikenal sebagai void kosmik bisa membantu untuk melacak akun energi gelap yaitu materi misterius yang mempercepat perluasan alam semesta. Jika gravitasi adalah kekuatan dominan maka ekspansi melambat sebagaimana materi menyerah pada tarikan materi lain.

Tapi lebih dari satu dekade yang lalu, studi supernova mengungkap ekspansi semakin mempercepat diri.

Dampak menunjukkan kekosongan ruang-waktu harus memiliki energi yang melawan gravitasi.

Materi gelap menyusun sekitar 70 persen alam semesta dan beberapa teori mengusulkan kepadatan energi gelap dapat berubah seiring waktu.

Salah satu cara untuk menguji hipotesis dengan mengukur tingkat ekspansi dari waktu ke waktu yang harus meninggalkan rongga kosmik. Fluktuasi kuantum alam semesta awal menyebabkan variasi kepadatan materi primordial.

Galaksi dan cluster terbentuk di daerah padat, sementara void muncul di sela-sela sehingga menciptakan struktur skala besar alam semesta yang terlihat dalam survei seperti Sloan Digital Sky Survey (SDSS). Void umumnya hingga 150 juta tahun cahaya.

"Void sangat sensitif terhadap energi gelap," kata Rien van de Weygaert, fisikawan University of Groningen di Belanda.

Membandingkan form void dari berbagai usia dapat mengungkap perubahan kepadatan energi gelap, membantu membedakan di antara beberapa teori. Namun efeknya halus dan bentuk void juga dipengaruhi oleh gerakan galaksi yang disebabkan interaksi gravitasi.

Solusi lain dengan mengambil bentuk semua rongga dengan ukuran tertentu dan menumpuk untuk menurunkan jumlah rata-rata peregangan. Tapi pengukuran jarak galaksi tidak tepat membuat batas-batas kekosongan kabur. Survei juga tidak cukup untuk melihat ke dalam.
Less is more: How cosmic voids can shed light on dark energy

E. G. Patrick Bos, Rien van de Weygaert, Jarno Ruwen, Klaus Dolag, Valeria Pettorino

arXiv (Submitted on 14 Nov 2012)

Akses : arXiv:1211.3249

A first application of the Alcock-Paczynski test to stacked cosmic voids

P. M. Sutter, Guilhem Lavaux, Benjamin D. Wandelt, David H. Weinberg

arXiv (Submitted on 5 Aug 2012)

Akses : arXiv:1208.1058
Gambar : E. G. Patrick Bos et.al., arXiv:1211.3249

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment