Pages

Diet Rumput Australopithecus bahrelghazali

Jurnal KeSimpulan.com - Hominid kuno memiliki diet yang tidak biasa. Diet rumput dan alang-alang kembali merentang setidaknya 3 juta tahun yang lalu.

Analisis kimia gigi berdating 3 juta tahun keluarga evolusi manusia memiliki rasa pandan rumput dan tanaman berbunga disebut teki tahunan. Australopithecus bahrelghazali di Afrika Tengah bukan pemuja daun, buah dan tarif standar hominid awal lainnya yang berbasis hutan.

Sebaliknya, mereka makan batang bagian bawah tanah rumput dan teki tahunan yang tumbuh wilayah sabana.

Laporan baru setidaknya 1 juta tahun lebih tua hominid pemakan rumput dan alang-alang Paranthropus boisei.

Australopithecus seperti A. bahrelghazali mungkin bisa makan makanan yang tersedia di kedua savana dan sistem berhutan.

Ada juga kemungkinan spesies Afrika Tengah mulai berevolusi rasa eksklusif rumput dan teki tahunan.

Fragmen A. bahrelghazali yang digali tahun 1993 di Koro Toro, Chad, sebagian rahang bawah dengan deretan 7 gigi. Dating tanah bantalan fosil dan jenis hewan yang ditemukan dalam sedimen tersebut. Manusia awal ini hidup antara 3,6 dan 3 juta tahun lalu.

Beberapa ilmuwan membandingkan rahang untuk Australopithecus afarensis, spesies Afrika Timur berdating lebih dari 3 juta tahun dan dikenal dengan kerangka parsial Lucy. Tapi analisis kimia gigi Lucy untuk petunjuk diet belum dilakukan.

Julia Lee-Thorp, antropolog Oxford University, dan rekan mengukur 2 form karbon dalam 3 gigi A. bahrelghazali dan fosil berbagai hewan di Koro Toro. Karbon sebagian besar berasal dari rumput dan daun, lainnya semak-semak dan pohon. Hominid makan rumput sebanyak P. boisei.

A. bahrelghazali mungkin melahap umbi dan batang bawah tanah serta teki tahunan seperti papirus. Primata umumnya kesulitan mencerna rumput. Walaupun fosil gigi diperlukan untuk menyelidiki kebiasaan A. bahrelghazali makan, tampak rumput dan alang-alang tidak terbatas pada P. boisei.

"Australopithecus entah bagaimana di sabana berumput Chad. Apakah makan banyak rumput atau daging dari hewan yang merumput tidak dapat dengan mudah ditentukan dari analisis kimia," kata Stanley Ambrose, antropolog University of Illinois di Urbana-Champaign.
Isotopic evidence for an early shift to C4 resources by Pliocene hominins in Chad

Julia Lee-Thorp1, Andossa Likius2, Hassane T. Mackaye2, Patrick Vignaud3, Matt Sponheimer4, and Michel Brunet3,5
  1. Research Laboratory for Archaeology, Oxford University, Oxford OX1 3QY, United Kingdom;
  2. Département de Paléontologie, Université de N'Djamena, N'Djamena, Chad;
  3. Institut de Paléoprimatologie, Paléontologie Humaine: Evolution et Paléoenvironnements, Centre National de la Recherche Scientifique Unité Mixte de Recherche 7262, Université de Poitiers, 86022 Poitiers Cedex, France;
  4. Department of Anthropology, University of Colorado at Boulder, Boulder, CO 80309; and
  5. Chaire de Paléontologie Humaine, Collège de France, 75232 Paris Cedex 05, France
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) November 12, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1204209109
Gambar : Michel Brunet/MPFT

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment