Pages

Otak Perempuan Menyimpan DNA Laki-laki

Jurnal KeSimpulan.com - DNA laki-laki ditemukan dalam otak perempuan. Anak-anak hidup di dalam otak ibu selama beberapa dekade dan bukan sekedar sebagai kenangan.

Ibu selalu memiliki anak-anak mereka. Sekarang tampaknya hal ini benar secara harfiah. DNA janin masuk ke otak ibu dan tetap berada di sana selama beberapa dekade. Para ilmuwan menemukan sekantong DNA laki-laki dalam jaringan otak perempuan yang meninggal di tahun 70-an.

Penelitian sebelumnya pada tikus mengisyaratkan sel-sel asing dapat mengintegrasikan diri ke dalam otak dan mulai berfungsi sebagai sel-sel saraf.

DNA asing dalam otak mungkin penjelasan yang mungkin mengapa gangguan neurologis lebih sering terjadi pada wanita yang telah memiliki anak.

J. Lee Nelson dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle dan rekan melakukan otopsi 59 otak perempuan, 33 di antaranya memiliki Alzheimer. DNA yang ditemukan membuat salinan lebih banyak, mereka mencari keberadaan kromosom Y laki-laki.

Tapi sejauh ini, sel-sel janin muncul dalam darah, liver, paru-paru, jantung dan organ wanita lainnya yang disebut fetal microchimerism. Kehadiran sel-sel janin dalam tubuh ibu memungkinkan sistem kekebalan tubuh dapat mengenali sel-sel anaknya.

"Dari segala sesuatu yang kita tahu, ini tidak benar-benar mengejutkan," kata Kirby Johnson, genetikawan Tufts University di Medford, Mass.

Yang menarik bagaimana DNA bisa sampai ke sana. Sel janin pria bisa menembus penghalang darah otak. Jika DNA laki-laki berasal dari janin selama kehamilan, maka materi genetik terjebak di dalam otak selama beberapa dekade setelahnya.

"Mungkin ini berperan untuk seumur hidup," kata Nelson.
Male Microchimerism in the Human Female Brain

William F. N. Chan1, C├ęcile Gurnot1, Thomas J. Montine2, Joshua A. Sonnen2, Katherine A. Guthrie1, J. Lee Nelson1,3
  1. Clinical Research Division, Fred Hutchinson Cancer Research Center, Seattle, Washington, United States of America
  2. Department of Pathology, University of Washington, Seattle, Washington, United States of America
  3. Division of Rheumatology, University of Washington, Seattle, Washington, United States of America
PLoS ONE 7(9): e45592, September 26, 2012

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0045592

Fetal Microchimerism in the Maternal Mouse Brain: A Novel Population of Fetal Progenitor or Stem Cells Able to Cross the Blood–Brain Barrier?

Xiao-Wei Tan1,2, Hong Liao2,3, Li Sun2, Masaru Okabe4, Zhi-Cheng Xiao M.D., Ph.D. 2,5, Gavin S. Dawe Ph.D. 1
  1. Department of Pharmacology, Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore, Singapore
  2. Department of Clinical Research, Singapore General Hospital, Singapore
  3. National Drug Screening Laboratory, Chinese Pharmaceutical University, Nanjing, China
  4. Genome Information Research Center, Osaka University, Osaka, Japan
  5. Institute of Molecular and Cell Biology, Singapore
Stem Cells Volume 23, Issue 10, pages 1443–1452, November 2005

Akses : DOI:10.1634/stemcells.2004-0169

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment