Pages

Memori Jamur Lendir Physarum polycephalum

Jurnal KeSimpulan.com - Denyut gumpalan membuat kenangan otak. Jamur lendir Physarum polycephalum menavigasi sendiri menggunakan jalur lengket.

Lendir kuning telur Physarum polycephalum adalah sel tunggal tanpa sistem saraf. Sesendok lendir hidup mendapat nilai bagus tes navigasi bahwa Anda tidak benar-benar membutuhkan pikiran untuk membuat kenangan spasial.

Gumpalan makhluk ini menggunakan jalur lendir sebagai bentuk memori spasial eksternal. Jalur jamur lendir bertindak sebagai catatan di masa lalu.

Ketika diberi pilihan, jamur lendir tidak akan merangkak di lendir lama mereka. Sebuah "kenangan" eksternal sederhana bekerja cukup baik.

Bentuk kehidupan awal mengambangkan "memori" spasial eksternal untuk menavigasi, jauh sebelum evolusi otak multiseluler.

Ketika terpikat ke jalan buntu berbentuk U dalam gula, jamur lendir mampu melarikan diri. Bukan hanya terhadap ujung tertutup U atau merangkak berputar-putar, cairan berhasil kembali keluar dari jalan buntu dan merambat ke rute luar.

"Pertama kalinya sistem memori spasial ditemukan dalam organisme tanpa otak," kata Chris Reid, biolog sistem kompleks University of Sydney.

Rekan semut berbaris membentuk jejak aroma saat bergegas ke sumber makanan dan aroma berfungsi sebagai kenangan eksternal seluruh koloni. Kini sel-sel besar terbentuk ketika dua jenis spora yang kompatibel meledak untuk hidup, bertemu dan menyatu.

Sebagai gumpalan bodoh dapat memecahkan beberapa masalah luar biasa. Mengingat waktu, cetakan lendir tunggal mengalir melalui labirin untuk konsolidasi jalur terpendek yang akhirnya membentuk pola, mirip masalah kemacetan di Jakarta atau sistem kereta bawah tanah di Tokyo.
Slime mold uses an externalized spatial “memory” to navigate in complex environments

Chris R. Reid1,2, Tanya Latty1,2, Audrey Dussutour3, and Madeleine Beekman1,2
  1. Behaviour and Genetics of Social Insects Laboratory, School of Biological Sciences, and
  2. Centre for Mathematical Biology, University of Sydney, Sydney, NSW 2006, Australia; and
  3. Centre de Recherches sur la Cognition Animale, UMR 5169 Centre National de la Recherche Scientifique, Université Toulouse III, 31062 Toulouse, France
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) October 8, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1215037109
Gambar : Audrey Dussutour
Video : Chris R. Reid et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1215037109
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube




Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment