Pages

Mars Express Ukur Tepat Orbit Bulan Deimos

Jurnal KeSimpulan.com - Pesawat ruang angkasa mengukur kepatuhan bulan dalam melantunkan lagu Mars. Analisis rinci wahana milik ESA mengukur orbit tepat Deimos.

Orbit Phobos, bulan terbesar telah dihitung dengan akurasi kurang dari 1 kilometer. Namun, rincian bulan Deimos yang lebih kecil dan lebih jauh kurang dipahami. Sekarang analisis rinci gambar yang dikumpulkan wahana milik Eropa mengukur orbit dengan tepat.

Astronom mengembangkan teknik baru dengan membandingkan berbagai gambar bulan yang diambil oleh Mars Express.

Antara Juli 2005 dan Juli 2011, Mars Express membuat 50 pendekatan ke Deimos.

Wahana menyusuri 14.000 kilometer dan mengambil 136 gambar di tempat yang berbeda di sepanjang orbit Deimos.

Tim menggunakan pelacak 2 bintang dan 3 giroskop laser untuk menentukan posisi yang tepat, sikap serta orientasi pesawat ruang angkasa dan Deimos ketika lewat di antara bintang latar belakang yang digunakan sebagai titik acuan.

"Dari 50 set pengamatan, kita memiliki posisi di mana bintang cukup terang terlihat di semua gambar. Kami memdapat satu set koordinat Deimos dengan akurasi 0,6 hingga 3,6 kilometer," kata Andreas Pasewaldt, PhD di Institute of Planetary Research di Berlin.

Deimos dan Phobos pertama kali dipeta mengorbit planet Mars 135 tahun lalu. Tapi bagaimana asal-usulnya sehingga mereka duduk di orbit Mars tetap menjadi pertanyaan terbuka bagi para ilmuwan mengapa batuan tersebut nongol di sana.

Phobos relatif dekat dengan Planet Merah dan dicengkeram gravitasi yang akhirnya terjadi crash ke permukaan Mars atau pecah di orbit lalu menciptakan cincin puing-puing. Sebaliknya, Deimos cukup jauh dari Mars sehingga keluar perlahan menjadi spiral.

"Tidak jelas apakah mereka asteroid yang ditangkap Mars ataukah mereka berkoalisi dari cincin materi yang terbentuk di sekitar planet setelah sebuah benda besar bertabrakan dengan Mars, meskipun skenario terakhir tampaknya disukai dalam beberapa tahun terakhir," kata Olivier Witasse dari ESA.
New astrometric observations of Deimos with the SRC on Mars Express

A. Pasewaldt1, J. Oberst1,2, K. Willner2, M. Wählisch1, H. Hoffmann1, K.-D. Matz1, T. Roatsch1, H. Hussmann1 and V. Lupovka3
  1. German Aerospace Center, Institute of Planetary Research, Planetary Geodesy, Rutherfordstrasse 2, 12489 Berlin, Germany
    e-mail: andreas.pasewaldt@dlr.de
  2. Technische Universität Berlin, Institute for Geodesy and Geoinformation Science, Planetary Geodesy, Strasse des 17. Juni 135, 10623 Berlin, Germany
  3. Moscow State University for Geodesy and Cartography, Extraterrestrial Laboratory, 4, Gorokchovsky pereulok, 105064, Moscow, Russia
Astronomy and Astrophysics Volume 545, September 2012

Akses : DOI:10.1051/0004-6361/201118603
Gambar : ESA/DLR/FU Berlin (G. Neukum)

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment