Pages

Sel Memori Otobiografi Bukan Matematika

Jurnal KeSimpulan.com - Switch otak antara matematika dan memori. Sel-sel otak yang kita gunakan untuk memikirkan masa lalu harus dimatikan ketika kita melakukan penjumlahan.

Sebuah tim mengintip bagian otak yang sebelumnya tidak dapat diakses. Otok memiliki saklar internal on dan off ketika merenungkan tugas dunia luar. Sebuah wilayah yang sulit diakses terkubur dalam korteks jauh di celah dua belahan otak.

"Ini daerah yang sangat aktif ketika otak beristirahat", kata Josef Parvizi, neurolog Stanford University School of Medicine.

"Posteromedial cortex [PMC] adalah pusat dari semua proses perenungan," kata Parvizi.

Ketika kita tidak aktif berkonsentrasi pada sesuatu hal, otak masih berpikir. Seperti roda bebas merenungkan tindakan masa lalu dan melamunkan masa depan.

Parvizi dan rekan mendapat anugerah ketika dapat menerapkan sebuah prosedur pada 8 pasien dengan epilepsi parah. Kesempatan berharga untuk masuk jauh ke hub dan memata-matai sel.

Obat anti-epilepsi telah gagal membantu pasien, sehingga mereka diberi elektroda yang ditanamkan secara luas di atas otak dalam upaya menemukan sumber kejang. Beberapa elektroda ditanamkan di PMC, sementara pasien berbaring di tempat tidur menunggu kejang terjadi.

Berurusan dengan pernyataan tentang sejarah pribadi membuat sel PMC sangat aktif. Ini melibatkan pengolahan memori otobiografi. Di sisi lain, menilai apakah jumlah seperti "23+8=34" adalah benar atau salah sangat berkurang aktivitas sel PMC.

"Apa yang kami temukan menarik. Kelompok neuron yang sangat sangat aktif selama proses perenungan harus ditutup untuk memecahkan persamaan matematika," kata Parvizi.

Hipotesis bahwa PMC penting dalam perenungan dan perlu dimatikan untuk tugas-tugas di dunia luar bukanlah hal yang baru. Namun tim ini yang pertama membuat rekaman listrik rinci kelompok-kelompok kecil sel PMC dengan saklar.

"Apa yang kami ukur presisi," kata Parvizi.
Neural populations in human posteromedial cortex display opposing responses during memory and numerical processing

Brett L. Foster, Mohammad Dastjerdi, and Josef Parvizi1

  1. Laboratory of Behavioral and Cognitive Neurology, Department of Neurology and Neurological Sciences, Stanford Human Intracranial Cognitive Electrophysiology Program, Stanford University School of Medicine, Stanford University, Stanford, CA 94305
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) September 4, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1206580109

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment