Pages

ENCODE Merilis Sekuel Baru Genom Manusia

Jurnal KeSimpulan.com - Tim merilis sekuel genom manusia. Encyclopedia of DNA Elements (ENCODE) mengungkap peraturan mesin dalam DNA.

Buku instruksi genetik manusia yang baru lebih mudah dibaca. Hampir satu dekade setelah Human Genome Project merakit 3 miliar unit kimia genom, sekarang sebuah konsorsium internasional menyinkronkan komponen bersama menjadi kalimat dan bab.

Sastra genom membuka banyak cerita tentang berbagai teka-teki kehidupan.

Dari pertanyaan varian genetik berkontribusi terhadap novel penyakit hingga wawasan ke dalam kisah dramatis evolusi manusia.

Bahkan regulasi genom baru bisa mengubah berbagai metode baru bagaimana para ilmuwan memprogram gen.

"Pertanyaan kita sekarang lebih canggih dan jawaban lebih baik dibanding 9 tahun lalu," kata Eric Green, direktur National Human Genome Research Institute, yang mengkoordinasi dan mendanai Encyclopedia of DNA Elements (ENCODE).

Sketsa pertama genom manusia ditulis DNA sebagai string yang berisi gen dalam bagian terpencil yang membentuk hanya sepanjang 2 persen. Ruang di antaranya dijuluki "DNA sampah" dan banyak peneliti tidak percaya mereka menjabat fungsi.

"Mungkin tidak ada yang benar-benar sampah," kata Ross Hardison, biokimiawan Penn State University di University Park.

ENCODE adalah kolaborasi katalog semua 50.000 gen manusia termasuk 21.000 pengkode protein dan hampir 30.000 bukan. Analisis menunjukkan 80 persen gen merupakan saklar regulasi jaringan kompleks yang mengontrol bagaimana sel menafsirkan instruksi genetik yang terkandung dalam DNA.

Tim dengan cermat memetakan lebih dari 4 juta bentang pendek DNA dalam genom dimana protein transcription factors menempel, menyenggol aktivitas gen atas atau bawah. Perubahan gen menentukan bagaimana organisme tumbuh dan berperan dalam kesehatan dan penyakit.

ENCODE :

http://genome.ucsc.edu/ENCODE
http://www.nature.com/encode
An integrated encyclopedia of DNA elements in the human genome

The ENCODE Project Consortium

Nature 489, 57-74, 05 September 2012

Akses : DOI:10.1038/nature11247

The accessible chromatin landscape of the human genome

Robert E. Thurman1 et.al.
  1. Department of Genome Sciences, University of Washington, Seattle, Washington 98195, USA
Nature 489, 75-82, 05 September 2012

Akses : DOI:10.1038/nature11232

An expansive human regulatory lexicon encoded in transcription factor footprints

Shane Neph1 et.al.
  1. Department of Genome Sciences, University of Washington, Seattle, Washington 98195, USA
Nature 489, 83-90, 05 September 2012

Akses : DOI:10.1038/nature11212

Architecture of the human regulatory network derived from ENCODE data

Mark B. Gerstein1,2,3 et.al.
  1. Program in Computational Biology and Bioinformatics, Yale University, Bass 432, 266 Whitney Avenue, New Haven, Connecticut 06520, USA
  2. Department of Molecular Biophysics and Biochemistry, Yale University, 266 Whitney Avenue, New Haven, Connecticut 06520, USA
  3. Department of Computer Science, Yale University, 51 Prospect Street, New Haven, Connecticut 06511, USA
Nature 489, 91-100, 05 September 2012

Akses : DOI:10.1038/nature11245

Landscape of transcription in human cells

Sarah Djebali1 et.al.
  1. Centre for Genomic Regulation and UPF, Doctor Aiguader 88, Barcelona 08003, Catalonia, Spain
Nature 489, 101-108, 05 September 2012

Akses : DOI:10.1038/nature11233

Landscape of transcription in human cells

Amartya Sanyal1 et.al.
  1. Program in Systems Biology, Program in Gene Function and Expression, Department of Biochemistry and Molecular Pharmacology, University of Massachusetts Medical School, 364 Plantation Street, Worcester, Massachusetts 01605-0103, USA
Nature 489, 109-113, 05 September 2012

Akses : DOI:10.1038/nature11279
Laporan Lainnya :

Matthew T. Maurano (Department of Genome Sciences, University of Washington, Seattle, WA 98195, USA) et.al. Systematic Localization of Common Disease-Associated Variation in Regulatory DNA. Science, 7 September 2012: Vol.337 no.6099 pp.1190-1195, DOI:10.1126/science.1222794

Lucas D. Ward and Manolis Kellis (Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Cambridge, MA 02139, USA; The Broad Institute of MIT and Harvard, Cambridge, MA 02139, USA). Evidence of Abundant Purifying Selection in Humans for Recently Acquired Regulatory Functions. Science, September 5 2012, DOI:10.1126/science.1225057
Gambar : ENCODE Project Consortium, Nature, DOI:10.1038/nature11247
Video : NatureVideoChannel http://www.youtube.com/user/NatureVideoChannel


Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment