KeSimpulan.com Dokumentasi Berita Sains
(2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Selasa, 28 Agustus 2012

Vokal Sopran Helium Gibbon Hylobates lar

Jurnal KeSimpulan.com - Gibbon Hylobates lar bernyayi dengan helium seperti sopranos profesional. Gibbons menggunakan teknik yang sama untuk memproyeksikan lagu seperti penyanyi opera.

Siamang Gibbon Hylobates lar memainkan efek gas helium ketika bernyanyi sehingga suara terdengar bernada normal atau tinggi. Seperti penyanyi profesional, Owa memperkuat suara lebih tinggi dengan menyesuaikan bentuk saluran vokal termasuk mulut dan lidah.

Keterampilan hanya dikuasai oleh beberapa manusia, namun owa Gibbon Hylobates lar dapat melakukannya dengan sedikit usaha.

Menyanyi sangat penting bagi owa yang menggunakan panggilan keras dan lagu-lagu untuk berkomunikasi melintasi hutan lebat.

Percakapan "duet" antar dua primata dapat melintasi jarak sejauh 2 kilometer.

"Data kami menunjukkan mekanisme akustik dan fisiologis yang ketika gibbon menyanyi analog dengan penyanyi soprano manusia, teknik opera profesional," kata Takeshi Nishimura, primatolog Kyoto University.

Kemampuan menyempurnakan resonansi saluran vokal memungkinkan sopranos profesional mempertahankan volume ketika memukul nada tinggi. Fakta Hylobates lar dapat melakukan hal yang sama menunjukkan kompleksitas suara manusia mungkin tidak memerlukan modifikasi khusus dalam anatomi vokal Homo Sapiens.

Owa bernyanyi dengan helium mungkin terdengar eksentrik, tetapi merupakan cara yang logis untuk menguji bagaimana hewan mengendalikan vokal saat frekuensi resonansi di saluran vokal yang bergeser ke nada atas.

"Menggunakan lingkungan helium, kita dengan mudah melihat bagaimana resonansi bekerja dan bagaimana siamang membuat keras yang nada panggilan," kata Nishimura.
Soprano singing in gibbons

Hiroki Koda1 et.al.
  1. Primate Research Institute, Kyoto University, Inuyama, Aichi 484-8506, Japan
American Journal of Physical Anthropology 24 AUG 2012

Akses : DOI:10.1002/ajpa.22124
Video : H. Koda et.al., American Journal of Physical Anthropology, DOI:10.1002/ajpa.22124
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube
Gambar : Minden Pictures/Getty/En Wikipedia




Artikel Lainnya:

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Jurnal Sains