Pages

Pencairan Greenland Memasuki Periode Modus

Jurnal KeSimpulan.com - Pencairan Greenland memasuki periode modus. Pulau terbesar dunia membukukan rekor. Gelombang panas menyapu pulau beku. Laporan di The Cryosphere Discuss.

Sekitar 97 persen permukaan es mencair. Bahkan lumpur muncul di tempat tertinggi Greenland yang seharusnya paling dingin. Permukaan es besar juga gelap tahun ini sehingga menyerap lebih banyak energi Matahari dan mencairkan lebih cepat.

Bendera ditanam di salju mulai berjatuhan. Pesawat pemasok logistik tidak dapat mendarat di landasan pacu.

Bukti core es meleleh serupa terjadi di tahun 1946 meskipun pada tingkat yang lebih rendah dan tahun 1889.

Selama milenium terakhir, lapisan di core dibor dari puncak sekali per abad. Greenland kehilangan hampir 300 miliar metrik ton es tahunan.

Secara keseluruhan, es Greenland lebih banyak mencair bulan Juni dan Juli dibanding tahun sebelumnya, kata Marco Tedesco, klimatolog The City University of New York.

Tahun ini cuaca dan pola iklim berkonspirasi menghasilkan tren pemanasan yang kuat mengeser banyak blok salju ke titik leleh. Ketika udara hangat mulai bergerak di Greenland pada tanggal 8 Juli lalu, hal-hal yang dipikirkan hampir semua salju di atas mencair.

"Kita bisa melihatnya. Tidak sulit untuk membuat prediksi," kata Jason Box, glasiolog Ohio State University.

Di Summit Camp setinggi lebih dari 3.200 meter di atas permukaan laut, termometer melambung lurus di atas titik beku selama beberapa hari. Ini lelehan signifikan pertama di lokasi sejak 1889.

"Di situs kedua 700 kilometer di barat laut, basah dan cair yang membuat sangat sulit berjalan-jalan di atas es tanpa jatuh setinggi lutut ke dalam salju," kata Kaitlin Keegan, graduate Dartmouth College.

"Ini sangat jarang terjadi," kata Dorthe Dahl-Jensen dari University of Copenhagen.

"Alam menyebabkan ini mencair secara kebetulan. Tapi manusia membuatnya lebih mungkin dengan gas rumah kaca," kata Richard Alley, glasiologi Penn State University.

Dengan mengukur energi gelombang mikro yang datang dari Greenland, satelit melihat berapa banyak air leleh versus berapa banyak es. Selama puncak lelehan Juli, pencairan paling banyak terlihat di daerah dekat pantai barat daya di mana kasus paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir.
Greenland ice sheet albedo feedback: thermodynamics and atmospheric drivers

J. E. Box1,2, X. Fettweis3, J. C. Stroeve4,5, M. Tedesco6, D. K. Hall7, and K. Steffen5
  1. Department of Geography, The Ohio State University, Columbus, OH, USA
  2. Byrd Polar Research Center, The Ohio State University, Columbus, OH, USA
  3. Department of Geography, University of Li├Ęge, Belgium
  4. National Snow and Ice Data Center, Boulder, CO, USA
  5. Cooperative Institute for Research in Environmental Sciences, University of Colorado, Boulder, CO, USA
  6. The City University of New York, New York, NY, USA
  7. NASA Goddard Space Flight Center, Greenbelt, MD, USA
The Cryosphere Discuss, 6, 593-634, 2012

Akses : DOI:10.5194/tcd-6-593-2012

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment