Dokumentasi Berita Sains (2008-2013)

Manusia Awal di Situs Tam Pa Ling Laos

Jurnal KeSimpulan.com - Tulang tengkorak di situs gua Tam Pa Ling (Cave of the Monkeys), Laos. Bukti kerangka awal pendudukan manusia modern di Asia Tenggara.

Bukti arkeologi dan genetik untuk saat ini mendukung teori manusia modern dengan cepat bermigrasi keluar dari Afrika dan hadir di Asia Barat Daya yang ekstrim 90.000 tahun lalu dan di daratan Asia Tenggara 60.000 tahun lalu.

Namun sejauh ini belum ada bukti fosil untuk pendudukan manusia modern pertama di Asia Tenggara daratan.

Bukti-bukti tertua tengkorak ditemukan di Niah Cave, Serawak, berdating sekitar 40.000 tahun.

"Meskipun gua kapur berlimpah, ada ketidakpastian kedatangan manusia modern di Asia Tenggara karena kurangnya bukti dateable," kata Kira Westaway, arkeolog Macquarie University.

Bukti rangka lebih tua kini hadir dari sebuah gua kapur di situs Tam Pa Ling (Cave of the Monkeys) di utara Laos ketika digali tahun 2009. Tengkorak terbaru memiliki fitur manusia modern termasuk tulang wajah dan gigi berdating 46.000 tahun.

"Karena kurangnya arkeologi lain yang mungkin telah menunjukkan manusia hidup di gua, ada kemungkinan orang ini meninggal di luar gua. Sisa-sisa tercuci selama beberapa waktu oleh hujan dan terkubur," kata Westaway, yang juga anggota tim 'hobbit' Homo floresiensis.

Westaway dan rekan tidak bersedia menghapus setiap gigi dari tengkorak utuh untuk analisis dating.

Sebaliknya, mereka mendating sedimen yang terkubur ketika analisis radiokarbon dan pendaran dating partikel kuarsa.

Teknik luminescence mengukur waktu di mana sedimen terkubur terakhir kali terkena panas dan sinar Matahari.

Tim Westaway mengadopsi teknologi luminescence untuk tanda tangan unik kuarsa Asia Tenggara.

Teknik-teknik dating gabungan memberi usia minimum sedimen 51.000 hingga 46.000 tahun.

Dating uranium fragmen tulang lainnya memberi usia maksimum 63.000 tahun. Sisa-sisa kerangka ini menjadi bukti awal sepenuhnya link manusia modern di daratan Asia Tenggara dan timur.

"Ada sejumlah situs mengandung bukti alat batu yang jauh lebih tua, tetapi tidak memiliki bukti tulang. Makna sebuah situs hanya dapat dipahami jika umur ditetapkan dengan benar. Teknik baru memungkinkan kita meninjau kembali situs klasik dan memperbaiki pemahaman kita," kata Westaway.
Anatomically modern human in Southeast Asia (Laos) by 46 ka

Fabrice Demeter1 et.al.
  1. Department Homme Nature Société (HNS), National Museum of Natural History, Unité Mixte de Recherche (UMR) 7206/Unité Scientifique du Muséum (USM) 104, 75005 Paris France
  2. Formation de Recherche en Evolution (FRE) 2960 Anthropobiology Laboratory, Université Paul-Sabatier (UPS) Toulouse 3, 31000 Toulouse France
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), August 20, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1208104109
Gambar : F. Demeter dan P. Duringer

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment