Pages

Sciurumimus albersdoerferi Dinosaurus Berbulu

Jurnal KeSimpulan.com - Semua dinosaurus mungkin punya bulu. Sebuah fosil yang sangat baik terawat memberi pesan bulu mungkin menjadi fitur dari semua dinosaurus.

Sebuah temuan kerangka yang hampir lengkap membatu menyarankan semua dinosaurus mungkin telah memakai bulu. Fosil yang didukung bulu panjang, halus dan ekor lebat, dinosaurus awal mungkin lebih nampak seperti burung raksasa seperti yang telah lama dicurigai para saintis.

Dijuluki Sciurumimus albersdoerferi, keluarga besar megalosaurs yang memiliki gigi tajam, cakar dan anatomi kerangka dengan tugas berat.

Kerangka terbaring di batu kapur, punggung melengkung, mulut menganga, ekor melingkar di belakang kepala.

Spesimen Jurassic akhir dari Jerman berdating 150 juta tahun. Dino muda dengan panjang hanya 70 sentimeter, tapi ketika dewasa bisa tumbuh hingga 10 meter.

Tulang utuh dan masih membawa sisa-sisa daging. Potongan halus, kulit panjang, bulu halus untuk ekor seperti bulu anak ayam.

Tidak seperti sayap modern, ini bakal bulu atau bulu tipe 1 yang terlihat seperti untaian rambut sederhana. Bulu tipe 2 adalah bulu versi kuno yang tipis, fleksibel, luas bercabang yang menghiasi burung modern. Meskipun bulu terlihat berbeda, keduanya dibuat dari bahan dasar yang sama.

"Nenek moyang dari semua dinosaurus mungkin telah menjadi hewan berbulu," kata Mark Norell, paleontolog American Museum of Natural History di New York.

Para peneliti menemukan dinosaurus berbulu sebelumnya tapi yang satu ini lebih jauh terkait dengan burung. Dalam hidup, bulu-bulu mirip rambut memberi dinosaurus mantel tebal dan ekor lebat.

"Spesimen cantik, mungkin salah satu pemakan daging dinosaurus terbaik yang pernah terawetkan," kata Luis Chiappe, paleontolog Natural History Museum of Los Angeles County.

Tim berharap dapat merekonstruksi warna bulu. Tapi tes warna memerlukan potongan fosil, para ilmuwan harus memotong bit per bit. Karena hanya ada satu spesimen dari jenis ini, peneliti tidak cukup siap mengganggunya. Sejauh ini hampir semua spesimen dinosaurus berbulu ditemukan dari Asia Timur.

Exceptionally preserved juvenile megalosauroid theropod dinosaur with filamentous integument from the Late Jurassic of Germany

Oliver W. M. Rauhut1,2,3, Christian Foth1,2, Helmut Tischlinger4, and Mark A. Norell5
  1. Bayerische Staatssammlung für Paläontologie und Geologie,
  2. Department of Earth and Environmental Sciences, and
  3. GeoBioCenter, Ludwig Maximilian University, 80333 Munich, Germany
  4. Jura Museum Eichstätt, 85072 Eichstätt, Germany, and
  5. Division of Paleontology, American Museum of Natural History, New York, NY 10024
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), July 2, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1203238109

Gambar : Helmut Tischlinger/Eichstätt Museum of the Jurassic

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment