Pages

Ngeseks dengan Berisik Mengundang Predator

Jurnal KeSimpulan.com - Dua sejoli senggama menarik predator lapar. Suara seks menyebabkan kematian. Predator menyusup ke sarang cinta ketika pertahanan romansa menurun.

Di kandang sapi dekat Marburg, Jerman, komunitas lalat rumah (Musca domestica) dan kelelawar bertengger Natterer (Myotis nattereri) berbagi tempat. Kemungkinan serangga menjadi makan malam lebih tinggi secara dramatis saat bersanggama.

Lalat sedang bercinta 6x lebih mungkin dimakan kelelawar dibandingkan lalat single.

"Seks membunuh," kata Stefan Greif ekolog Max Planck Institute for Ornithology di Seewiesen, Jerman.

Greif dan rekan mengintip dengan kamera tersembunyi selama 13 malam pada tahun 2001, 2005, 2006 dan 2009.

Setidaknya dalam kasus lalat rumah (Musca domestica) yang menjadi menu utama koloni kelelawar bertengger Natterer (Myotis nattereri) di langit-langit kandang. Tingkat serangan rata-rata 59 persen ketika lalat kawin dan hanya 2 kasus yang berhasil melarikan diri.

"Karena menyerang lalat dalam bersanggama memberi kelelawar porsi makan dua kali," kata Greif.

Ketika ngeseks di langit-langit, lalat bersuara. Peneliti menduga suara frekuensi tinggi menyebabkan dua sejoli tidak sadar telah menarik perhatian predator. Teori ini didukung speaker sonar yang dipasang peneliti. Lalat berdengung, mungkin suara sayap laki-laki yang berkibar.
Bats eavesdrop on the sound of copulating flies

Björn M. Siemers1, Eva Kriner1, Ingrid Kaipf2, Matthias Simon3 and Stefan Greif1,2
  1. Sensory Ecology Group, Max Planck Institute for Ornithology (MPIO), 82319 Seewiesen, Germany
  2. Animal Physiology, Institute of Neurobiology, University of Tübingen, 72076 Tübingen, Germany
  3. Simon & Widdig GbR, Büro für Landschaftsökologie, 35037 Marburg, Germany
Current Biology, Volume 22, Issue 14, R563-R564, 24 July 2012

Akses : DOI:10.1016/j.cub.2012.06.030
Gambar : Stefan Greif/Max Planck Institute for Ornithology
Video : Björn Siemers et.al., Current Biology, DOI:10.1016/j.cub.2012.06.030
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment