KeSimpulan.com Dokumentasi Berita Sains
(2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Sunday, July 8, 2012

Interaksi Sensor Lokomosi Robot Bipedal

Jurnal KeSimpulan.com - Kaki robot menapak langkah maju. Lokomosi evolusi bipedal diperhalus jutaan tahun lalu diterapkan ke dalam robot lunak. Langkah lebih manusiawi.

Duo robotikawan di Amerika Serikat mambangun sepasang kaki biomekanik paling maju. Langkah menuju human-friendly household robots sedikit lebih dekat. Sekitar setengah ukuran rekan manusia, kaki pertama yang meniru berjalan biologis dengan akurat hemat energi.

Gerakan sedikit naik-turun dari kaki manusia, menggunakan sensor beban yang membantu komputer kecil menyesuaikan gerak menurut permukaan.

"Satu ide bahwa kita membangun apa yang disebut soft robots yang dapat ditugaskan di sekitar manusia," kata Anthony Lewis, robotikawan University of Arizona.

"Pada robot ini, jika Anda mendorong kaki, mereka bebas, mereka tidak akan menolak Anda.

"Tapi robot konvensional memperoleh warisan dari robot industri dan mereka sangat kaku. Mereka tidak aman di sekitar nenek. Jadi ini langkah maju," kata Lewis.

Sensor salah satu komponen dalam sistem triple meniru gaya berjalan manusia yang diasah jutaan tahun evolusi menjadi anatomi halus dan hemat energi. Kerangka kaki salinan 3 sendi anatomi yang lebih rendah yaitu pinggul, lutut dan pergelangan kaki, kemudian otot-otot yang bergerak naik turun saat aktuator.

Gerakan yang sebenarnya ditentukan tiruan elektronik central pattern generator (CPG) yaitu jaringan saraf bagian bawah tulang belakang yang semi-otonom dari otak. CPG menghasilkan sinyal otot berirama setelah mengumpulkan informasi dari berbagai bagian tubuh yang merespon lingkungan seperti manusia berjalan tanpa harus memikirkannya.

"Kami menggabungkan 3 unsur, biomekanik dan pusat generator pola kompleks dengan umpan balik sensoris. Ketika kita menempatkan ketiga bersama-sama, gerakan yang dihasilkan sangat mirip manusia, khususnya gerakan robot pada pinggul dan lutut," kata Lewis.

Tahap berikutnya menggabungkan visi untuk mengontrol gerakan serta sensor taktil lainnya sehingga jika tersandung, sistem mengoreksi dirinya sendiri dan tidak jatuh.

"Dua perusahaan besar di Amerika Serikat telah berminat dan kami sedang mentransfer teknologi ini untuk salah satu dari mereka," kata Lewis.
A physical model of sensorimotor interactions during locomotion

Theresa J Klein1 and M Anthony Lewis1
  1. Department of Electrical and Computer Engineering, University of Arizona, 1230 E Speedway Blvd, Tucson, AZ 85721, USA
Journal of Neural Engineering 15 May 2012

Akses : DOI:10.1088/1741-2560/9/4/046011
Gambar : Theresa J Klein/Theresa J Klein
Video : Institute of Physics


Artikel Lainnya:

No comments :

Post a Comment