Pages

Nyamuk Bertahan dari Serangan Air Hujan

Jurnal KeSimpulan.com - Air hujan memukul nyamuk dalam penerbangan seperti tabrakan udara antara manusia dan bus. Kecuali jika nyamuk mampu bertahan.

Air hujan dengan berat 50 kali jatuh memukul nyamuk hingga merosot lurus ke bawah dengan kekuatan sampai 300 kali gravitasi. Demikian kesimpulan tim insinyur dan Georgia Institute of Technology di Atlanta menggunakan kombinasi video real-time dan matematika canggih.

Laporan tahun lalu tentang konstruksi kasar serangga memungkinkan nyamuk menghindari serangan bahkan hujan terbesar.

Hujan mengganggu penerbangan, menambah drag, mengurangi daya angkat dan meningkatkan risiko.

Temuan menawarkan bantuan kecil dalam mengendalikan hama, tetapi manfaat besar bagi insinyur memperbaiki desain robot terbang kecil.

Tetapi penelitian tentang dampak air pada hewan terbang jarang dilakukan.

Satu studi pada kelelawar menemukan lapisan berbulu membutuhkan energi 2 kali lebih banyak ketika menembus hujan dibanding kondisi kering. Namun, meskipun peneliti telah mempelajari dinamika penerbangan serangga di bawah berbagai kondisi, para ilmuwan belum paham efek hujan. Nyamuk tidak bersembunyi di kamar mandi.
Mosquitoes survive raindrop collisions by virtue of their low mass

Andrew K. Dickerson1, Peter G. Shankles1, Nihar M. Madhavan1, and David L. Hu1,2
  1. Schools of Mechanical Engineering Georgia Institute of Technology, Atlanta, GA 30332
  2. Biology, Georgia Institute of Technology, Atlanta, GA 30332
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), June 4, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1205446109
Gambar : Tim Nowack, Andrew Dickerson and David Hu/Georgia Tech
Video : Andrew K. Dickerson et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1205446109
YouTube : KeSimpulan.com http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment