Pages

Kepunahan Mammoth Mammuthus primigenius

Jurnal KeSimpulan.com - Hari ini Woolly Mammoth (Mammuthus primigenius) sudah tidak ada tapi mereka tidak punah seketika. Raksasa Beringia hilang bertahap dan lambat.

Populasi terakhir fauna besar di pulau terisolasi 4.000 tahun lalu pra kepunahan Pleistosen yang menyapu banyak megafauna di dunia. Tapi apa yang memicu kematian mereka tetap misteri yang membuat frustasi. Laporan terbaru menambah perdebatan bukan karena penyebab tunggal.

Mammoth (Mammuthus primigenius) penjelajah dingin, padang rumput kering di belahan bumi utara.

Sangat umum di Beringia. Jembatan darat penghubung timur Rusia dan barat Alaska.

Kombinasi database geografis, dating radiokarbon spesimen, tanaman prasejarah dan situs arkeologi mendata bagaimana rentang selama 45.000 tahun terakhir.

Populasi raksasa wol wax menyusut dan iklim dingin Pleistosen memberi jalan ke satu arah yaitu hangat basah. Antara mammoth tertua dan Last Glacial Maximum selama 20.000 tahun lalu, populasi di utara menurun sementara di pedalaman Siberia meningkat.

Setelah periode Younger Dryas 11.500 tahun lalu, mammoth terkonsentrasi di utara dan beberapa isolasi di pulau-pulau sebelum iklim yang lebih hangat membuat padang dengan hutan konifer, gambut rawa dan semak. Mammoth adalah ketidaksepakatan terakhir atas kepunahan bertahap yang telah terjadi di daratan.

"Ada peristiwa yang bisa disalahkan atas kepunahan," kata Glen MacDonald, paleontolog University of California Los Angeles.

Perubahan iklim berubah drastis menyebabkan populasi menyusut. Manusia awal bergerak melalui Beringia membuat peran lain dengan memburu mammoth yang tersisa. Laporan sebelumnya menunjukkan predasi manusia mempercepat kepunahan mammoth yang sudah dilemahkan oleh lingkungan.
Pattern of extinction of the woolly mammoth in Beringia

G.M. MacDonald1 et.al.

  1. UCLA, Departments of Geography and Ecology and Evolutionary Biology, UCLA, Los Angeles, California 90095-1524, USA

Nature Communications 3, Article number: 893, 12 June 2012

Akses : DOI:10.1038/ncomms1881

Climate Change, Humans, and the Extinction of the Woolly Mammoth

David Nogués-Bravo1 et.al.

  1. Department of Biodiversity and Evolutionary Biology, National Museum of Natural Sciences, Consejo Superior de Investigaciones Científicas, Madrid, Spain

PLoS Biology e79, April 1, 2008

Akses : DOI:10.1371/journal.pbio.0060079
Gambar : Mauricio Antón/En Wikipedia

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment