Pages

Katanin p80 Pembentuk Protein Sperma

Jurnal KeSimpulan.com - Pembentuk protein sperma berperan dalam kemandulan. Terapi mengatasi infertilitas pria hasil peran kunci protein tertentu dalam produksi sperma.

Liza O'Donnell, biolog Prince Henry's Institute of Medical Research di Victoria, dan rekan melaporkan protein penting dalam kesuburan pria yaitu katanin yang berperan penting dalam form sel, pembagian dan mobilitas sampai mikrotubulus yang merupakan perancah sel.

Katanin ditemukan dalam kebanyakan sel tubuh seperti dalam otak yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan neuron.

O'Donnell membuat tikus memiliki mutasi pada protein P80 dalam katanin yang mengatur pemutusan aktivitas mikrotubulus.

Katanin P80 dalam sel mengarahkan enzim ke bagian sel dan mempengaruhi seberapa baik kinerjanya. Dalam testis mengendalikan pembentukan, fungsi dan pembubaran struktur mikrotubulus erat terlibat di kepala dan pembentukan ekor sperma.

Sebuah mutasi pada protein ini menyebabkan cacat yang mengurangi kemampuan sperma "berenang" menyusuri saluran reproduksi dan sel telur. Temuan penelitian memungkinkan para ilmuwan meneliti DNA pria dengan jenis infertilitas dan mencari mutasi pada katanin mereka.

"Pesan yang bisa dibawa pulang dari studi jika kita dapat lebih memahami target katanin ini untuk mencari terapi baru dalam mengatasi infertilitas pria dan juga sebaliknya membangun kontrasepsi non-hormonal," kata O'Donnell.

"Implikasi lebih luas adalah memahami bagaimana katanin bekerja di seluruh tubuh, misalnya dalam pembelahan sel yang penting dalam pertumbuhan kanker. Katanin P80 dinyatakan di bagian otak yang sangat spesifik, jadi kami berharap protein ini sangat penting bagi neuron dan fungsinya."
An Essential Role for Katanin p80 and Microtubule Severing in Male Gamete Production

Liza O'Donnell1,2, Danielle Rhodes2, Stephanie J. Smith2, D. Jo Merriner2, Brett J. Clark2, Claire Borg2, Belinda Whittle3, Anne E. O'Connor2, Lee B. Smith4, Francis J. McNally5, David M. de Kretser2, Chris C. Goodnow3, Chris J. Ormandy6, Duangporn Jamsai2, Moira K. O'Bryan2.
  1. Prince Henry's Institute of Medical Research, Clayton, Victoria, Australia
  2. The Department of Anatomy and Developmental Biology, Monash University, Melbourne, Victoria, Australia
  3. Australian Phenomics Facility, John Curtin School of Medical Research, Australian National University, Canberra, Australian Capital Territory, Australia
  4. Medical Research Council Centre for Reproductive Health, The Queen's Medical Research Institute, University of Edinburgh, Edinburgh, United Kingdom
  5. Department of Molecular and Cellular Biology, University of California Davis, Davis, California, United States of America
  6. The Garvan Institute of Medical Research, Sydney, New South Wales, Australia
PLoS Genetics, 8(5): e1002698, May 24, 2012

Akses : DOI:10.1371/journal.pgen.1002698
Gambar & Video : Liza O'Donnell et.al., PLoS Genetics, DOI:10.1371/journal.pgen.1002698
YouTube : http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube








Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment