Pages

Sekuens Genom Tomat Solanum lycopersicum

Jurnal KeSimpulan.com - Sekuens genom komplit tomat. Untuk pertama kalinya urutan lengkap peta gen tomat (Solanum lycopersicum) telah diterjemahkan.

Sebuah konsorsium 300 peneliti dari 14 negara telah selesai sekuensing genom tomat domestik. Langkah penting agro industri dalam memaksimalkan panen, nutrisi, ketahanan terhadap penyakit, rasa, warna maupun modifikasi gen lainnya.

Berkat pemetaan lengkap gen, supermarket dapat memesan berbagai rasa tomat kepada petani sesuai keinginan konsumen.

Secara khusus genom disekuensing dari tomat "1706 Heinz" memiliki sekitar 35.000 gen yang diatur dalam 12 kromosom.

Tomat, stroberi, Bunga Matahari dan vegetable lainnya memiliki satu leluhur paling tidak 123 hingga 83 juta tahun yang lalu.

Urutan gen dan regulasi kromosom memberi informasi yang memungkinkan peneliti bergerak cepat dalam pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas baru dengan karakteristik yang diinginkan.

Tomato Genomics Consortium adalah kolaborasi internasional terdiri dari Argentina, Belgia, China, Perancis, Jerman, India, Israel, Italia, Jepang, Belanda, Korea Selatan, Spanyol, Inggris, Amerika Serikat dan lainnya.

Solgenomics http://solgenomics.net

"Untuk setiap karakteristik tomat, apakah rasa, resistensi hama alami atau kandungan nutrisi, kami telah menangkap hampir semua gen," kata James Giovannoni, botanis Cornell University dan U.S. Department of Agriculture (USDA).

Pasar tomat di Amerika Serikat saja senilai US$2 milyar. USDA memperkirakan orang Amerika mengkonsumsi rata-rata lebih dari 72 pon tomat per tahun. Sekuens genom juga membuat lebih mudah dan lebih murah bagi perusahaan benih dan pemulia tanaman untuk pengembangan varietas.

Sekuens genom tomat pertama datang dengan biaya jutaan dolar, tapi generasi selanjutnya mungkin kurang dari US$10.000. Membantu meningkatkan kualitas makanan, ketahanan pangan dan mengurangi biaya.

Ini memiliki implikasi luas. stroberi, apel, melon, pisang dan banyak buah-buahan lain berbagi karakteristik evolusioner dengan tomat, sehingga informasi gen dan jalur yang terlibat dalam pematangan dapat diterapkan.

"Sekarang kita bisa mulai mengajukan pertanyaan jauh lebih menarik tentang biologi buah, ketahanan terhadap penyakit, perkembangan akar dan kualitas gizi," kata Giovannoni.
The tomato genome sequence provides insights into fleshy fruit evolution

The Tomato Genome Consortium

Nature 485, 635-641 (31 May 2012)

Akses : DOI:10.1038/nature11119
Gambar : The Tomato Genome Consortium, Nature, DOI:10.1038/nature11119

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment