Pages

Pria Status Sosial Tinggi Cepat Sembuh

Jurnal KeSimpulan.com - Hidup di atas baik bagi kesehatan. Manifesto Komunis sudah tidak laku tetapi pertentangan antar kelas sosial Karl Marx terverifikasi secara biologis.

Banyak penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa stres kronis menekan sistem kekebalan tubuh. Tetapi laki-laki alpa atau peringkat atas, meskipun menunjukkan tanda-tanda stres meningkat, sembuh lebih cepat dari luka dan penyakit dibanding laki-laki di tingkat bawah.

Data 30 tahun pada babun liar menunjukkan laki-laki berpangkat tinggi sembuh lebih cepat dari luka dan penyakit dibanding babun strata kelas bawah.

Temuan mungkin membantu menjelaskan mengapa beberapa orang bisa lolos dari efek negatif stres sementara yang lainnya tidak.

Penelitian pada manusia menunjukkan orang-orang top level dan status sosial ekonomi tinggi memiliki risiko rendah kematian atau penyakit.

Teori Whitehall juga beberapa kali telah diverifikasi terkait respon genetik strata sosial dan kebahagiaan terhadap panjang umur dalam manajemen stress.

Khusus studi pada primata non manusia menunjukkan hubungan antara stres dan status sangat tergantung pada organisasi sosial spesies yang bersangkutan. Babun memiliki peringkat sosial dan hirarki kaku. Laki-laki alpha mendominasi laki-laki lain dan perempuan selama waktu yang lama sehingga lebih banyak mengalami stress.

Elizabeth Archie, ekologi perilaku University of Notre Dame di Indiana, dan rekan menganalisis data yang dikumpulkan dari tahun 1982 sampai 2009, populasi besar babun liar di Amboseli Kenya. Data 52 minggu setiap tahun, tim mencatat 633 kasus penyakit atau cedera pada 166 babon laki-laki dewasa selama 27 tahun.

Untuk lebih mengetahui pengaruh tingkat stres pada sistem kekebalan tubuh, tim menganalisis tingkat penyembuhan 144 babon. Laki-laki berpangkat rendah memerlukan waktu sekitar 31 hari untuk pulih, sedangkan laki-laki berpangkat tinggi membutuhkan waktu hanya sekitar 25 hari.

Tim juga mengidentifikasi korelasi antara kecepatan penyembuhan luka dan ukuran kelompok sosial. Laki-laki alpha dari kelompok yang lebih besar lebih cepat pulih dibandingkan dengan laki-laki alpha dari kelompok yang lebih kecil.

Primata memperoleh manfaat dari fleksibilitas evolusi dalam koping stres. Tingginya hormon stres laki-laki alpha akibat pengeluaran energi yang diperlukan untuk tetap kompetitif dan di pucuk hirarki, sedangkan stress pangkat rendah karena faktor sosial seperti bullying dan agresi oleh laki-laki alpha.

"Temuan kami menunjukkan meskipun laki-laki alpha mengalami stres tinggi, mereka bisa menghindar dari konsekuensi negatif. Pada manusia mungkin berpola serupa. Meskipun orang berpangkat tinggi mendapat stres tinggi, mereka juga memiliki akses sumber daya dan mekanisme coping lebih baik," kata Archie.
Social status predicts wound healing in wild baboons

Elizabeth A. Archie1, Jeanne Altmann2,3,4, and Susan C. Alberts3,5
  1. Department of Biological Sciences, University of Notre Dame, Notre Dame, IN 46556
  2. Department of Ecology and Evolutionary Biology, Princeton University, Princeton, NJ 08544
  3. Institute of Primate Research, National Museums of Kenya, Nairobi, Kenya
  4. Department of Veterinary Anatomy and Physiology, University of Nairobi, Chiromo Campus, Nairobi, Kenya
  5. Department of Biology, Duke University, Durham, NC 27708
Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), May 21, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1206391109
Gambar : Jeanne Altmann

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment