Pages

Jejak Planet Berbatu Tercabik Katai Oranye

Jurnal KeSimpulam.con - Planet terbakar meninggalkan debu di belakangnya. Sebuah planet berbatu mengorbit perlahan menguap oleh panas terik bintang.

Sebuah planet tercabik-cabik karena terlalu dekat dengan bintang host. Planet yang gagah berani tetapi kualat dan membekas di sepanjang jalan. Astronom pertama kali menemukan yang tidak biasa ketika mendeteksi luminositas aneh pada bintang berjarak 1500 tahun cahaya.

Jon Jenkins, astronom SETI Institute, dan rekan menggunakan NASA Kepler ketika menemukan kurve pembacaan cahaya yang tidak biasa.

"Kami pertama kali harus menyingkirkan berbagai kemungkinan seperti planet biner dalam orbit rumit menghalangi beberapa cahaya bintang," kata Jenkins.

"Hanya setelah menghilangkan semua kemungkinan lain, kita menyimpulkan pembacaan cahaya tidak biasa."

"Kemungkinan besar jejak puing-puing planet hancur tidak lebih besar dari ukuran Merkurius."

Planet ini sangat dekat mengitari bintang katai oranye KIC-12557548 yang hanya 15 jam untuk menyelesaikan masing-masing orbit. Bintang host memiliki temperatur permukaan 4200oC. Permukaan planet 1800oC, cukup untuk melelehkan batuan dan jejak uap, debu submikron, piroksen atau oksida aluminium.

"Ukuran planet (sekitar sepersepuluh massa Bumi) menentukan seberapa kemungkinan masih tetap utuh, namun cukup kecil untuk meninggalkan debu besar dan jejak puing-puing."

"Itulah mengapa hal ini masih sedikit dalam hipotesis. Tim sekarang mencari pengamatan dengan teleskop pelengkap dan fasilitas lainnya untuk melihat apakah kita dapat mematok secara pasti."

Para astronom sudah tahu gas raksasa panas Jupiter secara perlahan menguap saat mengorbit terlalu dekat dengan bintang host, tapi laporan ini pertama kalinya terdeteksi pada sebuah planet berbatu. Mungkin ada planet berbatu lain yang menjalani proses serupa, tetapi tim beruntung dapat melihat satu ini.

"Fisika berbeda di sini, jadi contoh pertama exogeology. Kita mungkin melihat akhir evolusi sistem planet dalam proses dan menjadi sangat menarik".

"Kita memiliki sejumlah contoh Bumi super di orbit jangka pendek. Kepler 10b dan Corot 7b keduanya dalam 20 jam orbit sekitar bintang host, kita tahu bintang jauh lebih panas dari KIC-12557548."

"Jadi kami mungkin beruntung bisa melihat ini terjadi di sekitar bintang cukup dingin untuk terbentuknya butir debu. Jika bintang ini lebih panas, butir debu menguap terlalu cepat untuk terbentuknya jejak asap."
Possible Disintegrating Short-Period Super-Mercury Orbiting KIC 12557548

S. Rappaport, A. Levine, E. Chiang, I. El Mellah, J. Jenkins, B. Kalomeni, E. S. Kite, M. Kotson, L. Nelson, L. Rousseau-Nepton, K. Tran

arXiv (last revised 24 Mar 2012)

Akses : arXiv:1201.2662
Gambar : S. Rappaport, et.al., arXiv:1201.2662

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment