Pages

Genomika Konvergen Fitur Genetik Skizofrenia

Jurnal KeSimpulan.com - Fitur inti genetik skizofrenia diusulkan. Para peneliti mendekati komponen penyakit ini diwariskan. Laporan di Molecular Psychiatry.

Akar masalah genetik yang sulit dipahami pada skizofrenia akhirnya menampakkan diri. Temuan baru secara luas dan terus diupayakan untuk menemukan satu set tanda tangan DNA yang cukup konsisten dan handal memprediksi apakah seseorang memiliki kecenderungan skizofrenia.

Jika direplikasi, temuan mungkin memberi cara untuk mendiagnosa schizophrenia dan menyarankan target baru bagi terapi.

Dengan menganalisis baterai 542 varian genetik, tim mampu memprediksi skizofrenia pada populasi orang Amerika-Eropa dan Amerika-Afrika.

Konfirmasi pada orang keturunan yang bervariasi menunjukkan bahwa set gen benar-benar mendeteksi fitur inti gangguan tersebut.

"Studi genetik dalam psikiatri cenderung menghasilkan kegembiraan awal tetapi kemudian tidak direproduksi pada populasi independen yang merupakan bukti paling penting bahwa temuan solid dan nyata," kata Alexander Niculescu dari Indiana University School of Medicine di Indianapolis.

Niculescu membangun panel gen dengan menilai beberapa studi sebelumnya. Semua data dari manusia dan hewan pada variasi dan perilaku gen dianalisis. Jika gen muncul dari dataset yang berbeda, mungkin penting untuk skizofrenia. Niculescu membandingkan metode yang disebut convergent functional genomics ini.

"Semakin banyak link ke sebuah halaman web, semakin tinggi muncul di daftar pencarian Anda," kata Niculescu.

Setelah memilah-milah semua data, tim mengidentifikasi beberapa kandidat. Beberapa yang sudah diketahui terkait dengan skizofrenia dan beberapa yang belum pernah terkait dengan penyakit.

"Ini upaya menarik untuk mengintegrasikan data," kata Pablo Gejman dari NorthShore University Health System in Evanston, Ill. dan University of Chicago.

Namun hasil datang dengan banyak peringatan. Mengintegrasikan berbagai data yang dihasilkan dalam uji sebelumnya bisa menimbulkan masalah. Penelitian sebelumnya telah menguji teori tertentu yang mungkin tidak relevan dengan penelitian ini dan hasil negatif mungkin telah diabaikan. Masih terlalu dini untuk mengatakan benar-benar berarti.

"Ilmu pengetahuan berkembang dan saya tidak tahu ke mana akan pergi," kata Gejman.
Convergent functional genomics of schizophrenia: from comprehensive understanding to genetic risk prediction

M Ayalew1,2 et.al.
  1. Department of Psychiatry, Indiana University School of Medicine, Indianapolis, IN, USA
  2. Indianapolis VA Medical Center, Indianapolis, IN, USA
Molecular Psychiatry, 15 May 2012

Akses : DOI:10.1038/mp.2012.37
Gambar :
M Ayalew et.al., Molecular Psychiatry, DOI:10.1038/mp.2012.37

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment