Pages

Pendengaran Paus Baleen Balaenoptera acutorostrata

Jurnal KeSimpulan.com - Lemak pendengaran di moncong ikan paus baleen (Balaenoptera acutorostrata). Lemak di semua jenis ikan paus mungkin dari leluhur evolusi umum.

Selama beberapa dekade, ilmuwan tahu lumba-lumba dan ikan paus bergigi lain memiliki lemak khusus terkait di rahang begitu efisien menyampaikan gelombang suara dari laut ke telinga. Tapi sampai sekarang, sistem mendengar sepupu ompong mereka, ikan paus baleen (Balaenoptera acutorostrata), tetap misteri.

Tidak seperti paus bergigi, paus balin tidak memiliki kanal membesar di rahang khusus dimana lemak duduk.

Sementara paus bergigi menggunakan echolocation untuk memburu mangsa, paus balin umumnya mengumpulkan zooplankton.

Beberapa ilmuwan berspekulasi paus balin mungkin tidak perlu sistem pendengaran canggih.

Namun laporan di The Anatomical Record menunjukkan beberapa paus balin juga membuat lemak yang mengarah ke telinga.

Para ilmuwan mengusulkan paus bergigi mungkin bukan satu-satunya paus yang menggunakan lemak untuk mengirimkan suara dalam air seperti yang diyakini sebelumnya.

Lemak di kedua jenis paus mungkin dari asal-usul evolusi umum.

Kendala utama para ilmuwan tentang anatomi pendengaran paus balin karena spesimen sulit didapat dan cepat membusuk. Sekarang Maya Yamato, graduate Woods Hole Oceanographic Institution (WHOI), dan rekan menerima 7 kepala paus minke yang terdampar dan mati di pantai di Cape Cod.

Menggunakan computerized tomography (CT) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Lab Computerized Scanning and Imaging (CSI) di WHOI dan MRI facility at Massachusetts Ear and Eye Infirmary di Boston, Yamato mevisualisasi 3-D anatomi internal ikan paus. Kemudian kepala dibedah.

Penelitian yang didanai National Science Foundation Graduate Research, Office of Naval Research dan U.S. Navy ini mendapati semua ikan paus minke memiliki struktur besar form lemak yang menghubungkan ke telinga, menyediakan jalur transmisi potensial membimbing suara dari lingkungan ke telinga dalam.

"Ini studi pertama paus balin untuk anatomi kepala utuh dengan teknik-teknik pencitraan canggih. Benar-benar tambahan penting untuk pemahaman kita tentang paus kepala besar dan sistem pendengaran," kata Darlene Ketten, direktur laboratorium CSI di WHOI.
The Auditory Anatomy of the Minke Whale (Balaenoptera acutorostrata): A Potential Fatty Sound Reception Pathway in a Baleen Whale

Maya Yamato1, Darlene R. Ketten1,2, Julie Arruda1,3, Scott Cramer1, Kathleen Moore4
  1. Woods Hole Oceanographic Institution Biology Department, Woods Hole, Massachusetts
  2. Harvard Medical School Department of Otology and Laryngology, Boston, Massachusetts
  3. Massachusetts Eye and Ear Infirmary, Boston, Massachusetts
  4. International Fund for Animal Welfare Marine Mammal Rescue and Research, Yarmouth Port, Massachusetts
The Anatomical Record, 10 APR 2012

Akses : DOI:10.1002/ar.22459
WHOI http://www.whoi.edu/

Gambar :
1. Maya Yamato et.al., The Anatomical Record, DOI:10.1002/ar.22459
2. Tom Kleindinst/Woods Hole Oceanographic Insitution

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment