Pages

Air Menggantung di Permukaan Minyak

Jurnal KeSimpulan.com - Demo menunjukkan meskipun air lebih padat daripada minyak dan biasanya harus tenggelam, ukuran droplet juga memainkan peran.

Dua tahun lalu, ledakan rig minyak Deepwater Horizon menutupi ratusan mil persegi di Teluk Meksiko dengan minyak. Minyak kurang solid dan lebih ringan sehingga melayang di permukaan air. Tapi air yang kadang-kadang dapat mengapung di atas minyak dan laporan ke Langmuir dapat membantu membersihkan minyak.

Menggunakan model teoritis, Chi Phan, kimiawan Curtin University di Australia menghitung gaya yang terjadi di air bila menetes ke permukaan minyak.

Beberapa serangga memanfaatkan ketegangan permukaan untuk berjalan di atas air. Bukti baru, tetesan air dapat "menggantung" di permukaan minyak.

Dengan bantuan tegangan permukaan, kantong udara menyeimbangkan berat tetesan air dan mencegah tenggelam.

Perhitungan menemukan tetesan air hingga volume 170 mikroliter dapat mengapung di atas minyak. Volume ini air cukup besar untuk kendaraan mikroba alami yang diprogram untuk memakan minyak sehinga proses pembersihan bisa jauh lebih cepat.

"Kendala adalah tidak ada mikroorganisme, kita tidak dapat memberi nutrisi untuk mikroba dalam konsentrasi tinggi. Menggunakan tetesan, kita bisa menyebarkan mikroba dan cukup nutrisi pada permukaan minyak yang akan mempercepat proses biodegradasi," kata Phan.
Can Water Float on Oil?

Chi M. Phan1, Benjamin Allen1, Luke B. Peters1, Thu N. Le1, and Moses O. Tade1
  1. Department of Chemical Engineering, Curtin University, GPO Box U1987, Perth WA 6845, Australia
Langmuir, 2012, 28 (10), pp 4609-4613, February 21, 2012

Akses : DOI:10.1021/la204820a
Chi Phan http://chem.eng.curtin.edu.au/people/chiphan.cfm
Gambar & Video : Chi Phan et.al., Langmuir, DOI:10.1021/la204820a
YouTube : http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment