Pages

Tubuh Coyote Canis latrans Pleistosen Menyusut

Jurnal KeSimpulan.com - Coyote (Canis latrans), Serigala dan Anjing memiliki karakteristik sepantaran. Tidak salah jika Anda mengatakan mereka saudara.

Namun coyote zaman es memiliki ukuran supersized dibandingkan dengan rekan-rekan mereka pada hari ini. Ukuran mereka menyusut karena berkurangnya pasokan makanan dan bukan karena pemanasan iklim, kata peneliti setelah manganalisis fosil.

Penyusutan mendadak kemungkinan besar respon evolusioner berkurangnya pasokan makanan dan perubahan interaksi dengan pesaing.

Antara 11.500 hingga 10.000 tahun lalu (ini sekejap mata dalam umur geologi) ukuran tubuh mereka menyusut ke ukuran yang sekarang.

"Coyote pleistosen beratnya 15-25 kilogram dan tumpang tindih dalam ukuran dengan serigala. Tapi hari ini hanya 10-18 kilogram," kata Julie Meachen, evolusionis National Evolutionary Synthesis Center di Durham.

Beberapa faktor dapat menjelaskan, salah satu kemungkinan pemanasan iklim. Antara 15.000 dan 10.000 tahun lalu, temperatur global tahunan rata-rata naik cepat 6 derajat. Hewan besar diperkirakan meminta tarif lebih besar dibanding hewan kecil saat suhu memanas atau dikenal dengan Bergmann’s rule.

Tetapi ketika plot ukuran tubuh rata-rata paling dingin suhu tahunan untuk setiap lokasi hewan, Meachen tidak menemukan hubungan. Perubahan iklim bukan faktor utama.

"Kami skeptis perubahan iklim di akhir Pleistosen adalah penyebab langsung penurunan ukuran anjing hutan."

Kemungkinan lain manusia memainkan peran. Manusia awal tiba di Amerika Utara sekitar 13.000 tahun lalu dan secara selektif menyapu habis coyote besar sehingga hanya menyisakan coyote kecil yang bertahan hidup. Peralatan batu memberi tanda penjagalan hewan zaman es oleh manusia tetapi sampel fosil terlalu sedikit untuk menguji hipotesis tersebut.

"Perburuan oleh Manusia sulit mengkonfirmasi karena data begitu sedikit."

Hipotesis ketiga jauh lebih mungkin yaitu berkurangnya pasokan makanan dan mengubah interaksi dengan pesaing. Hanya 1.000 tahun sebelum penyusutan mendadak coyote, puluhan spesies lain yang dimangsa dalam gelombang kepunahan mamalia besar di Amerika Utara. Anjing hutan hidup berdampingan dengan keragaman mangsa besar, termasuk kuda, sloth, unta, llama dan banteng.
Evolution in coyotes (Canis latrans) in response to the megafaunal extinctions

Julie A. Meachen1 dan Joshua X. Samuels2
  1. National Evolutionary Synthesis Center, Durham, NC 27705
  2. John Day Fossil Beds National Monument, Kimberly, OR 97848
Proceedings of the National Academy of Sciences, February 27, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1113788109
Julie A. Meachen http://www.duke.edu/~js311/

Gambar : F. Robin O'Keefe/University of California Museum of Paleontology

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment