Pages

Kubus Origami Otonom Mikroskopis

Jurnal KeSimpulan.com - Kotak origami mikroskopis membangun diri sendiri. Origami mikroskopis dan otonom memilih bentuk terbaik dari flat menjadi kotak kecil.

Elemen 2D dan 3D begitu banyak. Untuk kubus sederhana ada 11 pilihan berbeda, tetapi sebuah 12 elemen dari segi lima memiliki 43.380 wajah.

David Gracias dari Johns Hopkins University di Baltimore, Maryland, membuat elemen berengsel dengan menggunakan algoritma untuk memilih bentuk awal paling cepat.

Tim membangun algoritma untuk mendesaian origami mikroskopis yang dapat membentuk diri sendiri.

"Banyak teknologi keren dunia manufaktur chip untuk mencetak ke bentuk 2D," kata Erik Demaine dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).

"Bagaimana nanomanufaktur permukaan 3D? Ini menyediakan cara alami untuk menjembatani kesenjangan tersebut," kata Demaine.
Algorithmic design of self-folding polyhedra

Shivendra Pandey1, Margaret Ewing2, Andrew Kunas3, Nghi Nguyen4, David H. Gracias1,5 dan Govind Menon6
  1. Department of Chemical and Biomolecular Engineering, The Johns Hopkins University, Baltimore, MD 21218
  2. School of Mathematics, University of Minnesota, Minneapolis, MN 55455
  3. Department of Computer Science, Brown University, Providence, RI 02912
  4. Department of Mathematics and Statistics, University of Massachusetts, Amherst, MA 01003
  5. Department of Chemistry, The Johns Hopkins University, Baltimore, MD 21218
  6. Division of Applied Mathematics, Brown University, Providence, RI 02906
Proceedings of the National Academy of Sciences, December 13, 2011 vol.108 no.50 19885-19890

Akses : DOI:10.1073/pnas.1110857108
David Gracias http://www.jhu.edu/chembe/gracias/david.html
Erik Demaine http://erikdemaine.org/

Gambar : Shivendra Pandey et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1110857108
Video : Shivendra Pandey et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1110857108
YouTube : KeSimpulan http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment