Pages

Gelombang Otak Dikonvert Jadi Kata-Kata

Jurnal KeSimpulan.com - Gelombang otak menyimpan ribuan kata-kata. Gelombang otak dikonvert menggunakan program komputer menjadi gelombang suara.

Setiap kata dihasilkan dari pola yang unik di dalam otak. Kata-kata direkonstruksi ke dalam gelombang suara.

Pertama kalinya suara manusia dapat direkonstruksi hanya dari gelombang otak.

Sinyal otak 15 pasien dicatat menggunakan elektroda yang ditempatkan langsung pada jaringan otak eksterior (ECOG).

Brian Pasley, neurosaintis University of California Berkeley, dan rekan membangun 2 program komputer untuk menganalisis aktivitas otak.

Memang suara agak parau dan seperti cyborg, namun 80-90 persen kata-kata misterius direkonstruksi cukup akurat untuk dapat diidentifikasi.

Ini bukan pertama kalinya indera telah direkonstruksi secara artifisial dari dalam pikiran. Tahun lalu Shinji Nishimoto juga tim dari Berkeley berhasil merekonstruksi pikiran untuk output video hanya dari scan otak!
Reconstructing Speech from Human Auditory Cortex

Brian N. Pasley1, Stephen V. David2, Nima Mesgarani2,3, Adeen Flinker1, Shihab A. Shamma2, Nathan E. Crone4, Robert T. Knight1,3,5, Edward F. Chang3
  1. Helen Wills Neuroscience Institute, University of California Berkeley, Berkeley, California, United States of America
  2. Institute for Systems Research and Department of Electrical and Computer Engineering, University of Maryland, College Park, Maryland, United States of America
  3. Department of Neurological Surgery, University of California–San Francisco, San Francisco, California, United States of America
  4. Department of Neurology, The Johns Hopkins University, Baltimore, Maryland, United States of America
  5. Department of Psychology, University of California Berkeley, Berkeley, California, United States of America
PLoS Biology, 10(1): e1001251, January 31, 2012

Akses : DOI:10.1371/journal.pbio.1001251
Gambar : Brian N. Pasley et.al., PLoS Biology.
Audio : Brian N. Pasley et.al., PLoS Biology.
Video : KeSimpulanTube http://www.youtube.com/user/KeSimpulanTube


Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment