Pages

Debut Lima Jari Berjalan di Tanah Kering

Jurnal KeSimpulan.com - Fosil debut hewan bergerak di tanah. Lima jari kaki dalam batuan mengisi papan evolusi dan bab yang kosong untuk langkah kaki di darat.

Sebuah kaki terbaring di bawah tanah Skotlandia untuk setidaknya 345 juta tahun telah mengisi timeline munculnya makhluk berkaki empat pertama yang melangkah dan menghabiskan hidup mereka di hamparan tanah-tanah kering.

"Ini adalah kaki paling awal dan terkecil yang pernah ditemukan dengan 5 digit," kata Jennifer Clack, paleontolog University of Cambridge, Inggris.

"Mereka memberitahu kita terrestrialisasi terjadi jauh lebih awal dari yang kita punya sebelumnya."

Kaki dengan 5 jari cenderung menjadi baik dalam menahan beban dan manuver di darat.

Spesimen sebelumnya berdating 20 juta tahun lebih tua dibanding fosil 5 jari yang baru, hanya 10 milimeter dan berasal dari spesies yang tidak diketahui.

Cache baru digali di dekat sungai dan pantai di Skotlandia dan Kanada dapat membantu mengisi bab kosong dalam evolusi kehidupan di darat. Pra 360 juta tahun lalu, makhluk seperti ikan menyeret diri di sepanjang pantai sebagai rumah mereka.

Namun kepunahan besar menyapu bersih setengah dari semua keluarga vertebrata di planet ini. Tapi sekitar 345 juta tahun lalu, planet bergerak dengan berbagai makhluk yang hidup di tanah kering. Apa yang memacu eksodus dari air setelah kepunahan tetap misteri.

Beberapa fosil terestrial ditemukan berdating 360 hingga 345 juta tahun. Para peneliti berpendapat bukti yang ditemukan terlalu sedikit. Rendahnya oksigen selama periode ini menunda munculnya makhluk bernafas di darat. Temuan baru menunjukkan kehidupan di darat telah rebound dalam waktu 10 juta tahun.

"Temuan ini jelas membantah hipotesis kadar oksigen rendah," kata Philippe Janvier, paleontolog National Museum of Natural History di Paris.

Di Skotlandia, peneliti juga menemukan tulang rahang Crassigyrinus, makhluk yang tumbuh sampai 2 meter. Tanaman dan invertebrata kecil terkupas dan muncul di situs Lubang Willie yang juga menyimpan fragmen lebih dari 100 makhluk berkaki empat.

"Kita melihat karakter berbeda muncul setelah kepunahan," kata Michael Coates, paleontolog University of Chicago.
Earliest Carboniferous tetrapod and arthropod faunas from Scotland populate Romer's Gap
Timothy R. Smithson1, Stanley P. Wood1, John E. A. Marshall2, dan Jennifer A. Clack1
  1. University Museum of Zoology Cambridge, Cambridge CB2 3EJ, United Kingdom
  2. Ocean and Earth Science, University of Southampton, National Oceanography Centre Southampton, Southampton, SO14 3ZH, United Kingdom
Proceedings of the National Academy of Sciences, March 5, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1117332109

Confirmation of Romer's Gap as a low oxygen interval constraining the timing of initial arthropod and vertebrate terrestrialization
Peter Ward1, Conrad Labandeira2,3, Michel Laurin4 dan Robert A. Berner5
  1. Department of Biology, University of Washington, Seattle, WA 98195
  2. Department of Paleobiology, National Museum of Natural History, Smithsonian Institution, Washington, DC 20013-7012
  3. Department of Entomology, University of Maryland, College Park, MD 20742
  4. Formations de Recherche en √Čvolution 2696, Centre National de la Recherche Scientifique, Universit√© Paris 6–Pierre et Marie Curie, Two Place Jussieu, Case 7077, 75005 Paris, France
  5. Department of Geology and Geophysics, Yale University, New Haven, CT 06520-8109
Proceedings of the National Academy of Sciences, November 7, 2006 vol. 103 no. 45 16818-16822

Akses : DOI:10.1073/pnas.0607824103
Jennifer Clack http://www.theclacks.org.uk/jac/
Philippe Janvier http://www.mnhn.fr
Michael Coates http://pondside.uchicago.edu/oba/faculty/coates_m.html

Gambar : Timothy R. Smithson et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1117332109

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment