Pages

Teori Konspirasi Lebih Dramatis dan Memuaskan Prasangka

Jurnal KeSimpulan.com - Osama bin Laden sudah mati dan (secara bersamaan) Osama bin Laden hidup. Bahkan Mobil ESEMKA itu pengalihan isu kasus sarung Mbah Kakung.

Teori konspirasi yang aneh. Selain menyediakan info yang mendebarkan, teori konspirasi memiliki nilai hiburan, mengolok-olok hingga harapan dapat mempengaruhi keputusan hakim di pengadilan yang sebenarnya tidak lucu. Teori konspirasi tidak hanya aneh, cerita juga kontradiktif.

Tapi ini lucu. Hal yang masuk akal berubah menjadi hal yang aneh. Investasi asing itu agenda neolib.

Krisis moneter yang melanda Asia pada tahun 2008 adalah perbuatan George Soros.

Serangan teroris 9/11 sebenarnya diatur oleh pemerintah Amerika sendiri di bawah kendali Mossad.

Bisa jadi dinosaorus mati 100 juta tahun lalu dibunuh oleh antek-antek Yahudi terkutuk laknatuloh dan khalifah Islam akan membalas dendam umat.

Jika Anda percaya pada suatu teori konspirasi maka Anda cenderung lebih percaya pada orang awan bahkan orang tersebut tidak terlibat dengan kejadian.

Peneliti ingin mengetahui apakah teori konspirasi begitu kuat dan secara bersamaan mendukung keyakinan kontradiktif. Pertama-tama, peneliti mendefinisikan teori konspirasi:

"Sebuah plot cerita yang disusun oleh orang-orang kuat atau organisasi yang bekerja bersama-sama secara rahasia untuk mencapai beberapa tujuan [biasanya jahat]."

Berbagai teori konspirasi mengatakan Putri Diana dibunuh oleh Intelijen Inggris, lainnya mengatakan dibunuh oleh musuh bisnis ayah Dodi Al-Fayed tetapi juga menewaskan Diana sebagai penutup, teori lain Diana memalsukan kematiannya sendiri untuk melarikan diri.

Imajinasi semakin kuat dan membesar bahwa Dinas Intelijen Inggris membunuh Putri Diana karena ia adalah ibu dari Raja Inggris masa depan dan terlibat cinta dengan seorang Muslim.

Juru bicara Gedung Putih mengumumkan Osama bin Laden tewas oleh Navy Seal dan dikubur di laut. Namun, orang-orang percaya bahwa Osama bin Laden telah meninggal jauh sebelum serangan tentara Amerika Serikat.

Dari sudut pandang teori konspirasi maka tokoh-tokoh otoritas resmi dipandang sebagai pembohong dan tidak bisa dipercaya. Apapun posisinya pernyataan resmi pemerintah secara otomatis langsung salah.

Penjelasan resmi kurang dramatis dan teori-teori alternatif segera diusulkan. Tidak penting apakah orang-orang pendukung teori konspirasi peduli karena mereka ingin memiliki sebuah skenario alternatif yang sesuai keinginan.

'Kebenaran' dari suatu teori konspirasi bergulir untuk teori konspirasi lain yang mungkin (dan dengan demikian) mendukung sistem keyakinan yang lebih besar dan laten yaitu grand teori konspirasi untuk memuaskan prasangka.
Dead and Alive: Beliefs in Contradictory Conspiracy Theories

Michael J. Wood (mw337@kent.ac.uk) 1, Karen M. Douglas1 dan Robbie M. Sutton1
  1. University of Kent, Canterbury, United Kingdom
Social Psychological and Personality Science, January 25, 2012

Akses : DOI:10.1177/1948550611434786

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment