Pages

Kristal Waktu Loop Ke Dalam Dimensi Keempat

Jurnal KeSimpulan.com - Kristal dapat dibuat dalam ruang dan waktu. Teori mengusulkan objek dalam keadaan energi terendah bisa loop dalam dimensi keempat.

Terdengar seperti judul sebuah film fantasi "kristal waktu" bisa menjadi hal besar berikutnya dalam teori fisika. Frank Wilczek, nobelis fisika dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), menjabarkan matematika bagaimana obyek bergerak dalam keadaan energi terendah mengalami semacam struktur dalam waktu.

Kristal waktu setara temporal kristal sehari-hari di mana atom menempati posisi yang berulang secara periodik dalam ruang.

"Kami tidak tahu apakah hal seperti ini ada di alam, tetapi yang mengejutkan bisa eksis," kata Maulik Parikh, fisikawan Arizona State University di Tempe.

Para ilmuwan tidak tahu bagaimana kristal waktu dapat berubah. Tapi Wilczek mengatakan konsep tersebut mengingatkan pada kelas baru partikel dasar disebut anyon pada awal tahun 1980.

"Saya punya banyak jenis yang sama seolah di sini. Saya menemukan kemungkinan logis bagaimana materi mungkin berperilaku yang membuka dunia baru dengan banyak arah," kata Wilczek.

Wilczek memimpikan kristal waktu setelah mengklasifikasikan kristal dalam 3 dimensi dan bertanya-tanya mengapa struktur tidak dapat diperpanjang sampai dimensi keempat yaitu waktu.

Bumi looping kembali ke lokasi yang sama di ruang setiap 365¼ hari. Planet berulang secara periodik ketika bergerak menempuh waktu. Tapi kristal waktu dibuat dari obyek dalam keadaan energi terendah seperti elektron dilucuti dari semua energi. Objek bisa loop tanpa henti seperti elektron dalam superkonduktor secara teoritis dapat mengalir melalui ruang untuk selamanya.

"Ini melakukan apa yang ingin dilakukan dan apa yang ingin Anda lakukan yaitu bergerak," kata Wilczek.

Kristal waktu menjadi mesin gerak abadi. Jika ilmuwan bisa membangun satu di laboratorium maka berjalan selamanya dan tidak akan melanggar hukum kedua termodinamika karena kristal berada dalam keadaan energi terendah. Wilczek sudah lama memimpikan memperluas konsep kristal waktu ke waktu imajiner, sebuah konsep teoritis dimensi keempat yang berjalan di arah yang berbeda dari pengalaman seseorang.

"Saya tidak tahu apakah ini menjadi nilai abadi, tapi saya bersenang-senang," kata Wilczek.
Classical Time Crystals

Alfred Shapere dan Frank Wilczek

arXiv:1202.2537 (Submitted on 12 Feb 2012)

Akses : arXiv:1202.2537

Quantum Time Crystals

Frank Wilczek

arXiv:1202.2539 (Submitted on 12 Feb 2012

Akses : arXiv:1202.2539
Frank Wilczek : http://web.mit.edu/physics/people/faculty/wilczek_frank.html

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment