Pages

Bunga Permafrost 30.000 Tahun Mekar Kembali

Jurnal KeSimpulan.com - Bunga permafrost mekar dari masa lalu. Buah diawetkan lebih dari 30.000 tahun dalam lapisan es Siberia menghasilkan bunga hidup.

Sebuah bunga terakhir mekar ketika mammoth berjalan di Bumi telah dilahirkan kembali. Mekar kembali dari sepotong buah beku dari Siberia. Ini tanaman berbunga tertua yang pernah tumbuh dari jaringan yang diawetkan. Para ilmuwan Rusia melaporkan.

David Gilichinsky, mikrobiolog Russian Academy of Sciences di Pushchino, dan rekan membangunkan Putri tidur.

Buah berdating radiokarbon 31.800 tahun berasal dari cache tupai. Lumpur tertiup angin masuk ke ruang penyimpanan 38 meter di bawah tanah.

Liang membeku dan tetap beku, menjaga isi tetap kering hingga para ilmuwan menggali.

Jaringan dikorek dari buah yang bermandikan nutrisi tumbuh menjadi tanaman subur dengan biji sehat menjulur di tanah.

"Sungguh luar biasa, di bawah deep freeze, jaringan buah bertahan hidup untuk waktu yang lama. Ini seperti regenerasi dinosaurus dari jaringan telur kuno," kata Jane Shen-Miller, biolog UCLA.

Ketika tanaman kembali diidentifikasi sebagai Silene stenophylla karena tampak persis seperti kerabat modern mereka. Tapi ketika bunga muncul, kelopak putih terlahir sempit dan berbeda dengan spesies modern.

Bengt Oxelman, botanis S. stenophylla dari University of Göteborg di Swedia, mengatakan regenerasi spesimen ini mungkin berbeda spesies, meskipun terkait erat.

Dalam setiap kasus, ketahanan jaringan beku tanaman kuno menjadi berita baik bagi Svalbard Global Seed Vault di Norwegia dan proyek lain yang menyimpan benih di atas es untuk menjaga kepunahan tanaman modern.

"Tidak ada yang tahu berapa lama kelayakan biji beku tetapi pembekuan pada dasarnya adalah format untuk semua konservasi benih yang sekarang ini dicoba," kata Sarah Sallon, direktur Louis L. Borick Natural Medicine Research Center di Hadassah Medical Organization, Yerusalem.

Beberapa tahun yang lalu Sallon telah membantu menumbuhkan kurma dari biji yang berumur 2.000 tahun ketika ditemukan di Israel. Sekarang Bungga permafrost dari Siberia mungkin membawa memori kawan mammoth di sana.
Regeneration of whole fertile plants from 30,000-y-old fruit tissue buried in Siberian permafrost

Svetlana Yashina1, Stanislav Gubin2, Stanislav Maksimovich2, Alexandra Yashina1, Edith Gakhova1 and David Gilichinsky2
  1. Institutes of Cell Biophysics and Physicochemical and Biological Problems in Soil Science, Russian Academy of Sciences, Pushchino 142290, Russia
  2. Physicochemical and Biological Problems in Soil Science, Russian Academy of Sciences, Pushchino 142290, Russia

Proceedings of the National Academy of Sciences, February 21, 2012

Akses : DOI:10.1073/pnas.1118386109
David Gilichinsky http://www.ras.ru
Jane Shen-Miller http://www.ucla.edu
Bengt Oxelman http://www.gu.se

Gambar : David Gilichinsky/Russian Academy of Sciences

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment