Pages

Penyimpangan Kurve Normal Gaussian Penipuan Suara Pemilu

Jurnal KeSimpulan.com - "Orang-orang yang memberi suara tidak menyuarakan apapun. Orang-orang yang menghitung suara, pemegang segala keputusan," kata Joseph Stalin.

Analisis statistik mengungkap penipuan pemilu. Tetapi masalah dengan demokrasi masuk lebih dalam. Peter Klimek, programer sistem komplesitas Medical University of Vienna, dan rekan menunjukkan pemilu Duma (majelis rendah Rusia) 2011 dimenangkan Vladimir Putin. Partai United Russia menempati 49% suara.

Ini bukan tuduhan baru bahwa ada penyimpangan statistik. Beberapa fisikawan menunjukkan kecurigaan. Statistik kelipatan 5% atau 10%.

Seolah-olah pemungutan suara telah cukup memenuhi proporsi suara bulat. Tentu, Putin membantah.

Klimek menawarkan alternatif distribusi statistik suara dalam pemilihan Duma menyimpang dari distribusi (kurva lonceng atau Gaussian) normal. Bias terjadi lebih dari 100 kali.

Setali tiga uang dengan pemilihan presiden Uganda Februari 2011. Scatter plot jumlah pemilih terhadap jumlah suara di setiap distrik pemilihan mencatat masalah.

Kebanyakan kasus di banyak negara menunjukkan puncak tunggal luas, namun Rusia dan Uganda memiliki ekstra kecil uji asumsi klasik normalitas. Distorsi puncak utama menunjukkan penyimpangan 64% kabupaten di Rusia.

Puncak besar tidak bebas penipuan, tetapi puncak yang lebih kecil menunjukkan banyak penipuan lebih kasar. Kabupaten tersebut memiliki jumlah suara 100% dan 100% suara untuk partai pemenang.

Tidak ada sistem yang sempurna namun sains memiliki metode yang akurat menganalisis korupsi demokrasi ini. Demokrasi tidak cukup apa yang populer untuk dijual. Teori pilihan sosial menunjukkan ada pengujian pre-post pemungutan suara yang diterapkan di Inggris) dan negara-negara Skandinavia.

Tapi Kenneth Arrow, nobelis ekonomi 1972, menunjukkan tidak satupun sistem ini memenuhi semua kriteria keadilan dan logika. Orang-orang memilih calon A karena satu-satunya alternatif B. Namun manipulasi suara benar-benar membuat kita menjadi orang-orang yang bodoh dalam demokrasi.
It's not the voting that's democracy, it's the counting: Statistical detection of systematic election irregularities

Peter Klimek, Yuri Yegorov, Rudolf Hanel, Stefan Thurner

arXiv:1201.3087 (last revised 26 Jan 2012)

Akses : arXiv:1201.3087v2

Gambar : Peter Klimek et.al. (2012)

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment