Pages

Uji Klinis Vaksin Gastroenteritis Strain Norovirus Perut

Jurnal KeSimpulan.com - Vaksin perut sedang diproses untuk mengamankan lambung Anda sehingga tidak lagi mengalami muntah dan diare yang bisa berujung kematian.

Uji klinis vaksin eksperimental sangat efektif terhadap strain bug norovirus yang bertanggung jawab lebih dari 90% gangguan lambung kolektif dikenal sebagai gastroenteritis.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Atlanta, mencatat noroviruses mempengaruhi 21 juta kasus muntah dan diare di Amerika Serikat tiap tahun.

Di negara berkembang, infeksi menyebabkan 200.000 kematian balita tiap tahun. Virus menular melalui makanan, air atau kontaminasi tinja orang.

Noroviruses senang tinggal di pangkalan militer, rumah sakit, panti jompo, asrama dan sebagainya. Namun membuat vaksin menjadi tantangan tersendiri.

"Norovirus tidak dapat dibudidaya dan tidak menginfeksi hewan laboratorium," kata Robert Atmar, klinisian Baylor College of Medicine di Houston, Texas.

Awal 1990-an, virus Norwalk, strain norovirus, dikloning di laboratorium virolog molekul Maria Estes ketika protein tertentu virus diproduksi dalam sel kultur yang dirakit menjadi viruslike particles (VLPs).

LigoCyte Pharmaceuticals pemegang lisensi VLPs meniru struktur virus ke sistem pembangkit kekebalan tubuh terhadap virus tetapi tidak mengandung materi yang memungkinkan virus bereproduksi.

90 sukarelawan sehat menerima vaksin atau plasebo yang disemprot ke hidung 2 kali dalam 3 minggu terpisah. Lalu mereka minum ramuan virus dan menunggu.

80% kelompok plasebo terinfeksi, sedangkan 60% kelompok vaksin. Gejala muncul 69% kelompok plasebo tapi hanya 37% kelompok vaksin. Gejala pada kelompok vaksin juga tidak parah.

"Ini bukti konsep pertama vaksin efektif melawan noroviruses," kata Atmar, melapor ke The New England Journal of Medicine.

Studi tambahan diperlukan seperti di pangkalan militer atau ibu menyusui. Kandidat vaksin belum memberi bukti perlindungan terhadap lebih dari satu strain. LigoCyte sedang eksperimen suntikkan vaksin terhadap dua jenis virus yang berbeda.

"Vaksin ini dijamin aman karena tidak membawa materi genetik virus," kata Jan Vinjé, virolog CDC.
Norovirus Vaccine against Experimental Human Norwalk Virus Illness

Robert L. Atmar et.al.

The New England Journal of Medicine, 365:2178-2187, December 8, 2011

Akses : DOI:10.1056/NEJMoa1101245
Robert Atmar http://www.bcm.edu/molvir/?pmid=15131
Jan Vinjé http://www.unc.edu/~janvinje/

Artikel Lainnya: