Pages

Planet Gas Raksasa Jupiter Tanpa Core Pusat

Jurnal KeSimpulan.com - Planet gas raksasa tanpa biji. Jupiter planet terbesar di sistem tata surya kita memiliki berat lebih dari 2 kali lipat berat total semua planet ketika dikumpulkan.

Para astronom menyebutnya gas raksasa Jupiter karena sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium serta terbesar dari semua planet sistem Matahari. Gravitasi core menarik unsur-unsur ketika planet terbentuk.

Tekanan besar gravitasi planet meremas sebagian besar hidrogen menjadi cairan logam yang menghasilkan listrik.

Hidrogen dan helium mengelilingi core pusat yang terbuat dari besi, batu, dan es. Core seberat 10 kali lipat Bumi adalah komponen kecil dari total planet seberat 318 Bumi.

Hugh Wilson dan Burkhard Militzer, planetolog University of California Berkeley, menggunakan hitungan kuantum mekanik.

Apa yang terjadi ketika magnesium oksida (MgO) terendam cairan hidrogen-helium di jantung Jupiter.

Suhu 16.000 Kelvin lebih panas dibanding permukaan Matahari dengan tekanan 40 juta atmosfer. Kondisi ini begitu ekstrem.

Soliditas MgO sangat tinggi maka logam di dalam core larut ke dalam cairan meskipun tingkat erosi secara tepat tidak diketahui. Jadi, core tidak mungkin hadir di Jupiter seperti ketika planet umumnya terbentuk.

Kalkulasi Wilson dan Militzer memiliki implikasi jauh melampaui Jupiter. Banyak ekso planet lebih masif dari Jupiter sehingga memiliki core lebih panas. Jadi gas raksasa yang lebih berat dari Jupiter benar-benar tanpa biji.

Tahun 2016, wahana NASA Juno mulai mengorbit Jupiter dan menggali data interior planet dengan mengukur medan gravitasi.
Erosion of icy cores in giant gas planets

Hugh F. Wilson, Burkhard Militzer

arXiv:1012.5413 (last revised 27 Nov 2011)

Akses : arXiv:1012.5413

Rocky core solubility in Jupiter and giant exoplanets

Hugh F. Wilson, Burkhard Militzer

arXiv:1111.6309 (Submitted on 27 Nov 2011)

Akses : arXiv:1111.6309
Gambar : NSSDC/NASA

Artikel Lainnya: