Pages

Hasil Sekuens Genom Kontroversi Bakteri Arsenik GFAJ-1

Jurnal KeSimpulan.com - Sekuens genom bakteri arsenik yang kontroversial. Sebuah tim peneliti selesai sekuens genom bakteri GFAJ-1 yang kontroversial.

Tepat setahun yang lalu Felisa Wolfe-Simon, mikrobiolog NASA Astrobiology Institute dan US Geological Survey di Menlo Park, California, mengumumkan bakteri selamat di lingkungan arsenik.

Wolfe-Simon dan rekan menemukan mikroba dinamai GFAJ-1 menggunakan elemen beracun arsenik dalam DNA.

Beberapa bulan kemudian, perdebatan muncul dengan publikasi komentar kritis di berbagai media.

Sekarang genom bakteri GFAJ-1 diposting di Genbank, repositori publik sekuens DNA. Namun tidak menyelesaikan perdebatan apakah arsenik menyatu dalam DNA.

Simon Silver, mikrobiolog University of Illinois, Chicago, dan kritikus paling vokal tentang bakteri arsenik, bersama rekan sequencing GFAJ-1 dengan 3400 gen dalam 3,5 juta base.

Silver mengatakan bakteri usus Escherichia coli memiliki lebih banyak gen yang dikenal membantu bertahan hidup dari paparan arsen dibanding GFAJ-1. Silver tidak berharap genom menyelesaikan inti kontroversi namun ia tidak berpikir tes apapun meyakinkan klaim Wolfe-Simon.

"Hal yang tidak pernah terselesaikan akhirnya akan hilang," kata Silver.

Silver berniat membandingkan genom dengan 3 mikroba lain yang tinggal di lingkungan kaya arsenik untuk lebih memahami kaitan kimia arsenik.

Sementara itu Wolfe-Simon menanggapi sekuens genom sebagai langkah maju penting tapi diperlukan beberapa waktu, data mining, dan model untuk memahami implikasi karena fungsi gen begitu banyak. Genom bahkan menimbulkan pertanyaan lebih kuat tentang bagaimana GFAJ-1 bertahan dalam arsenik.

Wolfe-Simon sekarang di Lawrence Berkeley National Laboratory (LBNL) dengan John Tainer. Mereka menghabiskan beberapa bulan terakhir meneliti bagaimana bakteri tumbuh dengan karakteristik DNA dan biomolekul lainnya seperti ribosom.
Akses Genom : AHBC00000000.1 Halomonas sp. GFAJ-1 (NCBI)

Simon Silver http://www.uic.edu/depts/mcmi/faculty/silver/index.htm
Felisa Wolfe-Simon http://www.ironlisa.com

Artikel Lainnya: