Pages

Ekor Galaksi FGC 1287 Ceceran Panjang Jejak Gas

Jurnal KeSimpulan.com - Di ruang angkasa yang gaduh, sebuah galaksi terkoyak dengan jejak perdarahan gas luar biasa panjang. Tapi belum jelas siapa pelaku penikaman.

Detektif forensik kosmis mendokumentasi TKP oleh hilangnya volume gas yang bisa menyebabkan kematian korban. Mungkin teori perlu direvisi.

Tabrakan dengan galaksi lain dan bentuk-bentuk kekerasan secara dramatis mengubah atau bahkan menghancurkan.

Bima Sakti telah menelan galaksi yang lebih kecil di masa lalu dan berubah dari spiral menjadi gumpalan difus bintang dalam merger dengan galaksi Andromeda 1 miliar tahun ke depan.

Kali ini galaksi FGC 1287.

Tampak sangat sehat, tetapi bidikan teleskop radio Expanded Very Large Array (EVLA) di NRAO melihat keganjilan.

"Ketika kita melihat data, kami kagum," kata Tom Scott, astrofisikawan Andalucia Institute of Astrophysics di Granada, Spanyol.

Jejak pendarahan gas membuat ekor galaksi terpanjang dalam sejarah, membentang sejauh 800.000 tahun cahaya. Ekor setara miliaran hidrogen Matahari. Namun penyebab perdarahan galaksi sulit dijabarkan.

"FGC 1287 benar-benar berbeda dari setiap kasus sebelumnya," kata Luca Cortese, fellow European Southern Observatory di Garching, Jerman.

Satu penjelasan yaitu lokasi galaksi di tepi cluster galaksi lain. Ketika galaksi jatuh ke dalam cluster, gas dilucuti angin galaksi yang bergerak antar cluster. Hipotesis alternatif yaitu pertemuan singkat dengan kecepatan tinggi saling tarik gravitasi kedua galaksi sehingga jejak gas tercecer.

Tapi pengamatan X-ray menyarankan terlalu sedikit gas di lokasi FGC 1287. Jadi kasus belum ditutup. Para ilmuwan harus menghadirkan bukti-bukti dan para saksi.

"Temuan ini membuka bab baru pemahaman kita tentang efek lingkungan terhadap evolusi galaksi," kata Elias Brinks, astronom University of Hertfordshire di Inggris.
Two long HI tails in the outskirts of Abell 1367

T. C. Scott, L. Cortese, E. Brinks, H. Bravo-Alfaro, R. Auld, R. Minchin

arXiv:1111.7144 (Submitted on 30 Nov 2011)

Akses : arXiv:1111.7144
Tom Scott : www.iaa.es
Luca Cortese : www.eso.org/sci/activities/garching/personnel.html#fellows
Elias Brinks : www.herts.ac.uk

Artikel Lainnya: