Pages

Club 27 Kematian Top Rock Star Tidak Statistikabel

Jurnal KeSimpulan.com - Kematian star rocker Club 27 adalah sebuah mitos. Ketenaran meningkatkan risiko kematian dini bagi para topper tetapi klaim usia 27 adalah palsu.

Club 27 kembali muncul ketika Amy Winehouse bergabung bersama Jim Morrison, Kurt Cobain, Brian Jones dan lainnya yang menyerah kalah oleh tekanan gaya hidup rock'n'roll ketika berusia 27 tahun.

Adrian Barnett, statistikawan Queensland University of Technology di Australia menempatkan hipotesis Club 27 untuk dianalisis.

Barnett dan rekan mengumpulkan data base 1.046 musisi baik solo artis dan band yang memiliki album No.1 di tangga lagu Inggris selama kurun 1956-2007.

Tipe aliran musik termasuk ballade, pop, R&B dan heavy metal.

No.1 pertama adalah Frank Sinatra untuk Songs for Swinging Lovers! pada tanggal 28 Juli 1956 dan terakhir Spirit Leona Lewis pada tanggal 18 November 2007.

Selama periode studi, 71 musisi meninggal (7 persen dari sampel), tapi tidak semua kematian di usia 27 tahun berada di puncak ketenaran. Di sisi lain, musisi berusia 20-an dan 30-an memiliki 2 sampai 3 kali lebih mungkin meninggal secara prematur dibanding populasi umum Inggris.

"Club 27 bukan fenomena nyata. Ketenaran meningkatkan risiko kematian di antara musisi, namun risiko tidak terbatas pada usia 27," kata Barnett et.al. melapor ke British Medical Journal.

Secara historis, periode risiko kematian tinggi ketenaran rock'n'roll terjadi pada tahun 1970-an dan awal 80-an. Setelah itu, jumlah kematian para topper turun tajam.

Club 27 kembali diperbincangkan saat kematian Winehouse bulan Juli lalu. Butuh penjelasan mengapa musisi sering menjadi terkenal di usia 20-an dan resiko memuncak 4 sampai 5 tahun kemudian. Sebuah penjelasan argumental bahwa mereka memiliki id/super ego bawah sadar dengan mengambil risiko atau bahkan bunuh diri untuk bergabung dengan para elit pendahulu.

Setia pada prinsip-prinsip ketelitian ilmiah, para peneliti mengakui cakupan data memiliki beberapa kelemahan. Tiga Club 27 yaitu Jimi Hendrix, Janis Joplin dan Jim Morrison tidak memiliki album No.1 di Inggris sehingga tidak dianalisis.
Is 27 really a dangerous age for famous musicians? Retrospective cohort study

Martin Wolkewitz1, Arthur Allignol1, Nicholas Graves2, Adrian G Barnett2
  1. Freiburg Center of Data Analysis and Modelling, University of Freiburg and Institute of Medical Biometry and Medical Informatics, University Medical Center, Freiburg, Germany
  2. Institute of Health and Biomedical Innovation and School of Public Health, Queensland University of Technology, Brisbane, QLD 4059, Australia
British Medical Journal 343:d7799, 20 December 2011

Akses : DOI:10.1136/bmj.d7799

Artikel Lainnya: