Pages

Varian G Reseptor Oksitosin Dipandang Gen Kebaikan

Jurnal KeSimpulan.com - Gen tunggal membuat Anda tampak ramah. Bahkan orang lain tahu Anda memiliki gen tersebut meskipun Anda tidak berbicara sepatah kata pun.

Orang dengan variasi gen tertentu dikenal bersikap baik dan lebih peduli dibanding orang yang tidak memiliki gen tersebut. Bahkan urang lain dapat dengan cepat membedakan.

Variasi ini terkait gen reseptor oksitosin, kadang-kadang disebut "hormon cinta" karena sering bermanifestasi selama hubungan seks dan mempromosikan ikatan, empati serta perilaku sosial lainnya.

Aleksandr Kogan, mahasiswa pascasarjana psikologi University of Toronto, dan rekannya merancang eksperimen terhadap 23 pasangan orang yang terkait dengan genotipe.

Dalam kebanyakan kasus, para relawan mampu membedakan siapa orang yang memiliki "gen kebaikan" dan orang yang tidak memiliki.

"Temuan kami menunjukkan variasi genetik bahkan memiliki dampak nyata pada perilaku masyarakat dan perbedaan-perbedaan perilaku dengan cepat diperhatikan orang lain," kata Kogan.

Orang yang diteliti memiliki genotipe GG, AG atau AA untuk urutan DNA rs53576 dari gen reseptor oksitosin (OXTR). Tim melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Orang yang memiliki dua salinan allele G lebih memiliki empati, dipercaya dan mencintai. Mereka dengan genotipe A cenderung kurang positif dan kepekaan lebih rendah. Penelitian sebelumnya menunjukkan genotipe A berisiko autisme.

"Gen reseptor oksitosin pada khususnya menjadi sangat menarik karena sejumlah studi menunjukkan terkait bagaimana orang memandang dirinya secara prososial."

"Studi kami ingin mengetahui apakah perbedaan ini menampakkan diri dalam perilaku yang cepat terdeteksi oleh orang asing dan ternyata mereka melakukan."

Namun, tidak ada sifat gen yang sama sekali dapat memprediksi perilaku seseorang dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana varian mempengaruhi biologi yang mendasari perilaku.
Thin-slicing study of the oxytocin receptor (OXTR) gene and the evaluation and expression of the prosocial disposition

Aleksandr Kogan1, Laura R. Saslow2, Emily A. Impett1, Christopher Oveis2, Dacher Keltner4, dan Sarina Rodrigues Saturn5
  1. Department of Psychology, University of Toronto, Mississauga, ON, Canada L5L 1C6
  2. Osher Center, University of California at San Francisco, San Francisco, CA 94115-3010
  3. Rady School of Management, University of California at San Diego, La Jolla, CA 92093-0553
  4. Department of Psychology, University of California at Berkeley, Berkeley, CA 94720-1650
  5. Department of Psychology, Oregon State University, Corvallis, OR 97331
PNAS November 14, 2011

Akses : DOI:10.1073/pnas.1112658108
Aleksandr Kogan http://utoronto.academia.edu/AleksandrKogan

Artikel Lainnya: